Kader Demokrat , Emus Gwijangger meminta Partai Demokrat untuk tidak meloloskan calon Bupati Nabire non kader karena imin-iming mahar.
Dikatakan Emus, Partai Demokrat harus mutlak memenangkan kader dari Demokrat dan harus jadi prioritas utama. Dirinya bakal mendesak agar DPP Demokrat menjaring calon kepala daerah dari internal ketimbang calon dari partai lain.
Emus mengatakan saat ini terdapat beberapa calon kuat dari Demokrat yang siap maju dalam pilkada serentak di Nabire yakni Marselus Gobay yang saat ini tercatat sebagai Ketua DPC Demokrat Nabire, Deki Kayame dan mantan Wakil Bupati Nabire, Mesak Magai.
Dirinya berharap, Majelis Tinggi atau Majelis Pertimbangan Partai Demokrat mendukung kader Demokrat di Nabire agar tak terjerat money politics alias mahar.
Saat ini, terdapat tujuh calon yang siap maju dan berpeluang dalam Pilbup Nabire dalam pilkada serentak 2015, 1. Marselus Gobay, 2. Decky Kayame, 3. Yusuf Kobepa. 4.Isaias Douw, 5. Hagar Aksamina Madai. 6. Ruben Magai, 7. Mesak Magai, 8. Handrik Andoi, 9. Ayub Kayame.
Dalam temuan survey, lima tokoh yang memiliki tingkat popularitas sebagai berikut Marselus Gobay dan Mesak Magai nyaris imbang, keduanya meraih 95,3 persen, Decky Kayame (89,7 persen), Yusuf Kobepa 90,2 persen, Isaias Douw dan Hagar Aksamina Madai 79,3 persen.
Untuk tingkat penerimaan public/akseptabilitas terhadap calon bakal Bupati Nabire ditemukan sebagai berikut Marselus Gobay memiliki tingkat akseptabilitas 28,2 persen dan Decky Kayame meraih 18,3 persen, Isaias Douw 11, 2 persen, Yusuf Kobapa 9,3 persen, Hagar A Madai 8,3 persen, Ruben Magai 7,0 persen, Mesak Magai 4,4 persen, Handrik Andoi 4,2 persen, Ayub Kayame 3,2 persen, dan yang belum mau menerima sebesar para calon atau belum memilih yakni 5,9 persen.
Ditingkat kapabilitas atau kemampuan seeorang yang dianggap mampu menjalankan tugas dan pintar atau berwawasan luas, dianggap mampu menjadi Bupati maka dalam survei ditemukan sebagai berikut: Marselus Gobay dinilai 28,2 persen untuk menjadi Bupati oleh warga Nabire Hagar Aksamina Madai 18,2 persen, Isaias Douw 10,2 persen, Yusuf Kobapa 10,2 persen, Ayub Kayame 12,3 persen, Handrik Andoi 4,2 persen, Ruben Magai 4,1 persen, Mesak Magai 3,1 persen dan Nayarlis 3,2 persen sementara yang menyatakan semua tokoh tidak mempunyai kapabilitas untuk memiminpin yakni 6,3 persen.
Tentu apa yang di sampaikan bung Gwijanggi sangat tepat,dimna banyak istilah (perahau) Partai di pakai luar dari kader al-hasil ketika terpilih malah balik piring…saya sebagai wakil ketua DPC-PD Kabupaten Nabire sangat sepaham ironis ketika partai sebesar partai Demokrat tdk mengutamkan kadernya,dan dalam posisi ini kami perlu sampaikan bahwa saya juga salah satu yg ikut proses rekrutmen Balon wabup Nabira mengikuti semua proses namun hari ini saya juga menanyakan Des Pilkada prov papua dan bung Emus Gwijangge posisi saya jatuhnya dalam tahapan yang mana…terimkah salam Demikrat.
Sandy
Surveynya siapa tuh?? Bisa dipertanggung jawabkan g? Kapan dan dimana serta oleh lembaga apa?
Komariah
Ada deh… Lembaga resmi sih… resmi pesanan…..
tabroni m cahya
Tentu apa yang di sampaikan bung Gwijanggi sangat tepat,dimna banyak istilah (perahau) Partai di pakai luar dari kader al-hasil ketika terpilih malah balik piring…saya sebagai wakil ketua DPC-PD Kabupaten Nabire sangat sepaham ironis ketika partai sebesar partai Demokrat tdk mengutamkan kadernya,dan dalam posisi ini kami perlu sampaikan bahwa saya juga salah satu yg ikut proses rekrutmen Balon wabup Nabira mengikuti semua proses namun hari ini saya juga menanyakan Des Pilkada prov papua dan bung Emus Gwijangge posisi saya jatuhnya dalam tahapan yang mana…terimkah salam Demikrat.