[slideshow_deploy id=’19229′]
Ratusan Massa yang dimediasi Komite Nasional Papua Barat, sepanjang senin (13/10) menggelar aksi demo di bekas Kantor DPRD Nabire Oyehe.
Aksi masa tersebut menuntut dibebaskanya 2 orang wartawan internasional Thomas Dandois dan Valentine Bourrat yang ditahan Polda Papua sejak 16 agustus 2014 lalu.
Aksi demo digerakkan dari 3 titik yaitu depan RSUD Siriwini, depan kampus USWIM Kalibobo serta depan Pasang Karang Tumaritis Nabire. Sejak pukul 07.00 wit, massa mulai bergerak menuju bekas Kantor DPRD Nabire Oyehe untuk menggelar aksi demo.
Aksi demo sempat tegang, massa yang berkumpul di RSUD Siriwini Nabire, dibubarkan oleh aparat keamanan, sehingga massa langsung menuju ke bekas kantor DPRD Nabire.
Tidak berhenti disitu saja, masa yang telah berkumpul sejak pukul 11.00 wit di bekas kantor DPRD Nabire, melakukan orasi di pinggir jalan. Dianggap mengganggu lalu lintas, aparat kepolisian meminta massa untuk melakukan demo didalam halaman bekas kantor DPRD Nabire.
Aksi demo berjalan dengan damai hingga massa membubarkan diri pada pukul 14.00 wit. Aksi demo dikawal ketat oleh aparat kepolisian.
Leave a Reply