Di usia ke 69 tahun, TNI masih berada pada hakekat dirinya sebagai prajurit pejuang dan pejuang prajurit yag cinta bangsa dan negara serta menjaga keutuhan NKRI. Hal itu disampaikan Panglima TNI Moeldoko melalui sambutannya yang dibacakan Dandim 1705 Paniai, Letkol inf Frans Johanes Purba, saat memimpin upacara peringatan HUT TNI ke 69 di lapangan Sapta Marga Kodim 1705 Paniai, selasa (07/10).
Dalam sambutannya, Panglima TNI mengajak kepada seluruh prajurit dan PNS TNI dapat memaknai usia TNI ke-69 ini, dengan tekad dan janji, untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pengabdian di masa-masa yang akan datang.
Disamping itu, Panglima TNI juga mengingatkan tujuh hal yang harus diingat para prajurit TNI yakni, mantapkan iman dan takwa, menempatkan tugas di atas segala-galanya, menjunjung tinggi nilai dan semangat kebangsaan, meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dengan mencermati serta mengantisipasi perkembangan situasi secara terus menerus terhadap adanya upaya mengganggu kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI, memegang teguh disiplin keprajuritan dengan berpedoman sapta marga, sumpah prajurit, membina siliditas satuan, menegakkan rantai komando, memantapkan kepemimpinan lapangan, budayakan belajar dan berlatih.
Setelah upacara peringatan HUT TNI ke-69, diakhir acara diisi dengan berbagai atraksi diantaranya, display drumband dari Denzipur 12/OHH Nabire, dan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan.
Upacara peringatan HUT TNI ke 69 ini turut dihadiri Yonif 753, Denzipur 12/OHH, Polres Nabire, Satpol pp, Jajaran muspida, PNS, dan SMA YPPK Adhi Luhur Nabire.
Upacara peringatan HUT TNI ke 69 mengangkat tema “patriot sejati, profesional dan cinta rakyat.”
Leave a Reply