INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Pemprov Papua Tengah Targetkan Pembangunan Dermaga PPI Waharia pada 2027

Pemprov Papua Tengah Targetkan Pembangunan Dermaga PPI Waharia pada 2027

(Pemprov Papua Tengah Targetkan Pembangunan Dermaga PPI Waharia pada 2027)
(Pemprov Papua Tengah Targetkan Pembangunan Dermaga PPI Waharia pada 2027)

Nabire, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menargetkan pembangunan dermaga Pelabuhan Perikanan (PPI) Waharia di Kabupaten Nabire dapat dilaksanakan pada 2027. Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan perencanaan teknis sebagai tahapan awal sebelum pembangunan fisik dimulai.

Rencana tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat infrastruktur perikanan guna mendukung aktivitas nelayan dan meningkatkan kualitas pelayanan pelabuhan di Papua Tengah.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, proses perencanaan pembangunan dermaga PPI Waharia dijadwalkan berlangsung pada 2026. Pemerintah bekerja sama dengan pihak rekanan untuk menyiapkan perencanaan tersebut sebelum memasuki tahap pelaksanaan pembangunan.

Penyelesaian dokumen perencanaan menjadi salah satu tahapan penting untuk menentukan kebutuhan teknis pembangunan, menyesuaikan desain dengan kondisi lapangan, serta memastikan fasilitas yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan operasional pelabuhan.

Meski demikian, informasi mengenai panjang dermaga yang akan dibangun, besaran anggaran, dan kapasitas pelayanan yang ditargetkan belum disampaikan.

Perkuat Infrastruktur Perikanan Papua Tengah

Pembangunan dermaga PPI Waharia menjadi salah satu agenda pengembangan infrastruktur perikanan yang sedang dipersiapkan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Keberadaan dermaga yang memadai diharapkan dapat mendukung kegiatan kapal perikanan, memperlancar aktivitas pendaratan hasil tangkapan, serta menunjang pelayanan kepada nelayan dan pelaku usaha perikanan di Kabupaten Nabire.

Infrastruktur pelabuhan memiliki peran penting dalam rantai kegiatan perikanan, mulai dari kapal bersandar hingga hasil tangkapan ditangani sebelum dipasarkan. Karena itu, perencanaan pembangunan perlu mempertimbangkan kondisi kawasan, kebutuhan pengguna, dan kapasitas pelayanan yang diperlukan.

Namun, manfaat pembangunan tersebut nantinya akan bergantung pada kesesuaian fasilitas yang dibangun dengan kebutuhan lapangan serta kesiapan operasional setelah proyek selesai.

Berbeda dengan Pengembangan Pelabuhan Pomako

Selain PPI Waharia, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menyiapkan pengembangan Pelabuhan Perikanan Pomako di Kabupaten Mimika.

Kedua proyek tersebut memiliki tahapan perencanaan yang berbeda. Penyusunan studi kelayakan pengembangan PPI Pomako melibatkan Universitas Cenderawasih untuk memperbarui kajian terdahulu dan menyesuaikan kebutuhan pembangunan dengan kondisi kawasan saat ini.

Sementara itu, perencanaan pembangunan dermaga PPI Waharia dilakukan melalui kerja sama dengan pihak rekanan.

Untuk PPI Pomako, studi kelayakan ditargetkan selesai pada 2026, sedangkan pembangunan fasilitas tambahannya direncanakan mulai diproses pada 2027.

Ke depan, penyelesaian perencanaan, penetapan kebutuhan teknis, dan kesiapan pelaksanaan akan menjadi faktor penting dalam merealisasikan kedua agenda pembangunan tersebut. Pemerintah diharapkan dapat memastikan pembangunan infrastruktur perikanan berjalan sesuai kebutuhan nelayan dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat Papua Tengah.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.