Pemprov Papua Tengah Rekrut Petugas untuk Verifikasi Data OAP di 8 Kabupaten
Nabire, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan langkah untuk memperbaiki akurasi data Orang Asli Papua (OAP) melalui perekrutan petugas lapangan. Pendataan tersebut dinilai penting karena ketersediaan data yang valid menjadi dasar dalam merancang berbagai kebijakan dan program khusus bagi masyarakat OAP.
Juru Bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, mengatakan pemerintah selama ini menghadapi kendala dalam menentukan kebijakan yang tepat akibat belum tersedianya data OAP yang benar-benar terverifikasi.
Menurutnya, petugas yang nantinya direkrut akan menjalankan proses pendataan, verifikasi, dan validasi untuk memperoleh gambaran mengenai jumlah serta persebaran OAP di wilayah Papua Tengah.
“Semua kebijakan khusus membutuhkan data OAP yang akurat. Tanpa verifikasi dan validasi, pemerintah akan kesulitan dalam mengambil kebijakan maupun menyusun program untuk OAP,” ujar Emanuel You.
Pendataan tersebut akan mencakup delapan kabupaten, yakni Nabire, Deiyai, Dogiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, dan Mimika.
Pemerintah berharap proses tersebut dapat menghasilkan basis data yang lebih akurat sehingga program pembangunan, pelayanan publik, maupun bantuan yang diperuntukkan bagi OAP dapat disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan yang sebenarnya.

Selama ini, ketidakakuratan data disebut berpotensi menyebabkan program pemerintah tidak sepenuhnya menjangkau penerima yang tepat. Karena itu, petugas lapangan akan memiliki peran penting dalam memastikan informasi yang dikumpulkan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain mendukung pembenahan data pemerintah, rekrutmen tersebut juga diharapkan memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan untuk terlibat dalam proses pendataan di lapangan.
Pemerintah menekankan pentingnya tanggung jawab dan ketelitian petugas agar hasil pendataan dapat menjadi dasar bagi kebijakan OAP di Papua Tengah ke depan.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar