INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Nabire dan Papua Tengah Raih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Nabire dan Papua Tengah Raih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

(Nabire dan Papua Tengah Raih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026)
(Nabire dan Papua Tengah Raih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026)

Jakarta, Penghargaan untuk Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah menjadi catatan penting dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Papua. Nabire masuk jajaran daerah penerima apresiasi pada dua bidang sekaligus, sementara Provinsi Papua Tengah meraih penghargaan terbaik pertama pada kategori Implementasi Program Pembangunan 3 Juta Rumah.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang berlangsung di Jakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk evaluasi pemerintah pusat terhadap kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan pelayanan dasar dan program pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Kabupaten Nabire Raih Dua Penghargaan

Kabupaten Nabire mencatat capaian pada dua kategori. Dalam bidang Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan, Nabire menempati posisi terbaik kedua untuk kelompok ibu kota provinsi.

Pada kategori tersebut, Kota Jayapura berada di posisi pertama, disusul Kabupaten Nabire dan Kabupaten Manokwari.

Nabire kembali masuk dalam jajaran penerima penghargaan pada kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan. Kabupaten Nabire berada di posisi terbaik kedua, setelah Kabupaten Manokwari yang menempati posisi pertama. Kabupaten Jayawijaya berada di posisi ketiga.

Dua penghargaan tersebut menunjukkan bahwa sektor kesehatan dan pendidikan menjadi bagian penting dalam evaluasi kinerja pemerintah daerah di wilayah Papua.

Papua Tengah Terbaik di Program 3 Juta Rumah

Selain capaian Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah juga mencatat prestasi pada kategori Implementasi Program Pembangunan 3 Juta Rumah.

Papua Tengah ditetapkan sebagai provinsi terbaik pertama. Provinsi Papua berada di posisi kedua.

Program tersebut menilai dukungan pemerintah daerah terhadap penyediaan hunian yang layak, termasuk kebijakan daerah, percepatan pembangunan perumahan, serta pengelolaan kawasan permukiman secara berkelanjutan.

Bagi pemerintah daerah yang mendapatkan penghargaan di sektor perumahan, pemerintah pusat menyiapkan dukungan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Alokasi bantuan dibedakan berdasarkan peringkat, yakni 300 unit untuk terbaik pertama, 250 unit untuk terbaik kedua, dan 200 unit untuk terbaik ketiga.

Mendagri: Kinerja Daerah Perlu Diberi Apresiasi

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya melihat kinerja pemerintah daerah sekaligus memberikan apresiasi terhadap berbagai terobosan yang telah dilakukan untuk masyarakat.

Menurut Tito, banyak kepala daerah yang berupaya meningkatkan pelayanan publik melalui berbagai inovasi di daerah masing-masing.

“Cukup banyak sebenarnya kepala daerah-kepala daerah yang bekerja dengan baik dan betul-betul berusaha untuk membuat terobosan bagi warga-warganya,” ujar Tito dalam acara tersebut.

Pelaksanaan apresiasi dibagi berdasarkan wilayah atau regional. Menurut Tito, pendekatan tersebut dimaksudkan agar pemerintah daerah memiliki kesempatan yang lebih proporsional dalam mengikuti penilaian.

Daerah dengan kemampuan fiskal yang berbeda, kata dia, akan menghadapi tantangan yang tidak sama apabila seluruh pemerintah daerah dibandingkan secara langsung dalam satu kelompok nasional.

Empat Bidang Menjadi Fokus Penilaian

Pada Batch II Regional Papua, terdapat empat bidang utama yang menjadi perhatian, yakni perumahan, kesehatan, pendidikan, serta pengelolaan sampah dan lingkungan.

Untuk bidang kesehatan, penilaian mencakup akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sanitasi, ketersediaan fasilitas kesehatan sesuai standar hingga pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis.

Sementara pada sektor pendidikan, pemerintah pusat melihat sejumlah indikator, termasuk pemerataan guru, sarana pendidikan, kemampuan literasi dan numerasi, serta partisipasi masyarakat.

Adapun sektor lingkungan menilai kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola sampah dan menjaga kualitas lingkungan secara berkelanjutan.

Dukungan Anggaran bagi Daerah Berprestasi

Apresiasi tersebut juga disertai dukungan anggaran pada sejumlah kategori. Untuk bidang kesehatan, pendidikan, serta pengelolaan sampah dan lingkungan, pemerintah menyiapkan dukungan masing-masing sebesar Rp2 miliar bagi peringkat pertama, Rp1,5 miliar untuk peringkat kedua, dan Rp1 miliar bagi peringkat ketiga.

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menyambut penyelenggaraan apresiasi tersebut. Ia menyatakan dukungan DPR terhadap pemerintah daerah antara lain dapat dilakukan melalui pembahasan dan penetapan anggaran dalam APBN.

Ia juga berharap indikator penilaian pada periode berikutnya semakin beragam sehingga semakin banyak aspek kinerja pemerintah daerah yang dapat diapresiasi.

Bagi Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah, capaian tersebut menjadi bagian dari catatan kinerja daerah di tengah proses pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Tanah Papua. Penghargaan ini sekaligus menempatkan sektor kesehatan, pendidikan, dan penyediaan hunian sebagai bidang yang perlu terus diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara luas.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.