INFO NABIRE
Home » Blog » Hadapi El Nino, Pemkab Nabire Salurkan Bantuan Beras dan Bangun Sumur Bor

Hadapi El Nino, Pemkab Nabire Salurkan Bantuan Beras dan Bangun Sumur Bor

(Hadapi El Nino, Pemkab Nabire Salurkan Bantuan Beras dan Bangun Sumur Bor)
(Hadapi El Nino, Pemkab Nabire Salurkan Bantuan Beras dan Bangun Sumur Bor)

Nabire, Pemerintah Kabupaten Nabire mengambil sejumlah langkah untuk menjaga kebutuhan dasar masyarakat di tengah dampak fenomena El Nino yang memicu kekeringan serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Upaya tersebut dilakukan melalui penyaluran bantuan pangan sekaligus penyediaan akses air bersih bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Yulianus Passang, mengatakan kondisi cuaca akibat El Nino mulai memberikan tekanan terhadap kehidupan masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan air.

Menurut dia, pemerintah daerah perlu mengambil langkah cepat agar kondisi tersebut tidak semakin membebani masyarakat.

“Karena adanya El Nino kita melihat masyarakat kekurangan pangan, sehingga pemerintah membantu ketahanan pangan masyarakat,” kata Yulianus di Nabire, Rabu (23/9/2026).

72 Kampung Terima Bantuan Beras

Sebagai langkah awal, Pemkab Nabire menyiapkan bantuan beras untuk masyarakat di seluruh kampung yang berada dalam wilayah administrasi Kabupaten Nabire.

Setiap kampung mendapatkan alokasi beras sebanyak satu ton. Dengan jumlah 72 kampung, bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat selama kondisi kekeringan berlangsung.

Bantuan pangan juga diarahkan kepada masyarakat di sejumlah distrik yang mengalami dampak langsung akibat kebakaran hutan dan lahan.

Wilayah yang menjadi sasaran penyaluran meliputi Distrik Nabire, Nabire Barat, Teluk Kimi, Makimi, Topo, Yaro, dan Wanggar.

Yulianus menyebut proses distribusi bantuan telah berlangsung selama dua hari terakhir.

Air Bersih Jadi Perhatian

Selain persoalan pangan, ketersediaan air menjadi perhatian Pemkab Nabire. Kekeringan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di wilayah yang mengandalkan sektor pertanian sebagai sumber penghidupan.

Distrik Nabire Barat dan Yaro menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan perhatian karena dikenal sebagai kawasan sentra pertanian.

Untuk mengatasi keterbatasan pasokan air, Pemkab Nabire menggandeng Kodim 1705/Nabire dalam pembangunan sejumlah sumur bor.

Pembangunan dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan, terutama pada lokasi yang mengalami keterbatasan air dan membutuhkan pasokan secara cepat.

“Pembangunan sumur bor diprioritaskan pada lokasi yang membutuhkan pasokan air secara mendesak,” ujar Yulianus.

Ia menambahkan, sejumlah sumur bor yang telah dibangun kini sudah mulai dimanfaatkan oleh masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan air sekaligus menjaga aktivitas pertanian selama periode kekeringan.

Pemkab Nabire akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi masyarakat dan dampak El Nino, khususnya terkait ketahanan pangan, ketersediaan air, serta potensi karhutla di sejumlah wilayah.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.