INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Anis Labene Apresiasi Program Puncak Cerdas, 15 Mahasiswa Dikirim Kuliah S2 ke Luar Negeri

Anis Labene Apresiasi Program Puncak Cerdas, 15 Mahasiswa Dikirim Kuliah S2 ke Luar Negeri

(Wakil Ketua Komisi V DPR Papua Tengah, Anis Labene)
(Wakil Ketua Komisi V DPR Papua Tengah, Anis Labene)

Puncak, Program beasiswa pendidikan yang digagas Pemerintah Kabupaten Puncak mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi 5 DPR Papua Tengah, Anis Labene. Ia menilai kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menyiapkan generasi muda Puncak menghadapi masa depan.

Apresiasi itu disampaikan Anis setelah melihat keberlanjutan program Puncak Cerdas, termasuk kebijakan pemerintah daerah mengirim putra-putri asal Puncak untuk menempuh pendidikan tinggi di dalam maupun luar negeri.

Menurut Anis, keputusan menjadikan pendidikan sebagai salah satu prioritas patut dihargai, terutama karena Kabupaten Puncak juga menghadapi berbagai tantangan lain, mulai dari keterbatasan fiskal hingga persoalan keamanan dan konflik sosial.

“Pemerintah Kabupaten Puncak bisa menentukan skala prioritas untuk masa depan daerah. Ketika pendidikan tetap diperhatikan dalam berbagai kondisi, itu merupakan sebuah langkah yang luar biasa dan perlu mendapat dukungan,” kata Anies.

Anis memiliki pengalaman langsung sebagai penerima beasiswa. Ia tercatat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke Amerika dan Kanada pada 2015 melalui program beasiswa yang bersumber dari kebijakan otonomi khusus.

Pengalaman tersebut membuatnya memahami pentingnya investasi pendidikan bagi anak-anak Papua. Ia mengungkapkan, ketika mengikuti seleksi beasiswa pada 2015, keterwakilan pelajar dari Kabupaten Puncak untuk memperoleh kesempatan pendidikan ke luar negeri masih sangat terbatas.

Karena itu, menurut dia, perkembangan program beasiswa saat ini menunjukkan adanya perubahan penting dalam perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas SDM dari Kabupaten Puncak.

Salah satu program yang mendapat sorotan adalah pengiriman sekitar 15 mahasiswa asal Puncak untuk melanjutkan pendidikan jenjang magister atau S2 ke sejumlah negara. Negara tujuan yang disebut antara lain Amerika Serikat, Selandia Baru, Australia, Rumania, serta beberapa negara lainnya.

“Kesempatan seperti ini merupakan privilege yang tidak semua orang bisa mendapatkannya. Karena itu, saya berharap para penerima beasiswa benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya,” ujar Anies.

Ia juga berpesan agar para mahasiswa tidak berhenti pada pencapaian akademik. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharapkan dapat kembali memberikan kontribusi bagi masyarakat Papua, khususnya Kabupaten Puncak.

Selain pemerintah daerah, Anis memberikan apresiasi kepada yayasan dan lembaga pendidikan yang turut mempersiapkan para penerima beasiswa sebelum keberangkatan.

Selama kurang lebih satu tahun, para calon mahasiswa disebut mendapatkan pembekalan di Papua Language Institute (PLI) di Jayapura. Lembaga tersebut dinilai memiliki peran dalam mempersiapkan putra-putri Papua agar mampu mengikuti pendidikan di luar negeri.

Anis juga menyampaikan penghargaan kepada Samuel Tamuni beserta jajaran yang terlibat dalam proses pembinaan dan persiapan mahasiswa.

Ia berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan secara konsisten. Menurutnya, investasi pendidikan merupakan investasi jangka menengah dan panjang yang dampaknya akan dirasakan oleh daerah pada masa mendatang.

“Ketika pemerintah memperhatikan generasi hari ini, sesungguhnya pemerintah sedang memperhatikan masa depan Puncak. Harapannya, program ini terus didorong agar semakin banyak anak-anak Puncak memperoleh kesempatan belajar di dalam maupun luar negeri,” tuturnya.

Dengan diberangkatkannya 15 mahasiswa untuk menempuh pendidikan S2, program beasiswa tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang membangun SDM Puncak yang nantinya dapat kembali mengabdi dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.