INFO NABIRE
Home » Blog » Kepala BPS Nabire Terima Kunjungan Wakil Ketua II DPR Papua Tengah, Bahas Data Pertumbuhan Ekonomi

Kepala BPS Nabire Terima Kunjungan Wakil Ketua II DPR Papua Tengah, Bahas Data Pertumbuhan Ekonomi

(Kepala BPS Nabire Terima Kunjungan Wakil Ketua II DPR Papua Tengah, Bahas Data Pertumbuhan Ekonomi)
(Kepala BPS Nabire Terima Kunjungan Wakil Ketua II DPR Papua Tengah, Bahas Data Pertumbuhan Ekonomi)

Nabire, Kondisi perekonomian Papua Tengah menjadi perhatian dalam pertemuan antara Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nabire dan DPR Papua Tengah. Dialog tersebut membahas perkembangan ekonomi daerah sekaligus melihat sektor-sektor yang masih menunjukkan kinerja positif.

Kepala BPS Kabupaten Nabire, Dio Benuvin Ginting, SST., menerima kunjungan Wakil Ketua II DPR Papua Tengah, Petrus Suripatty, pada Senin (11/8). Pertemuan tersebut berlangsung dalam bentuk hearing dialog untuk membahas kondisi serta arah pertumbuhan ekonomi Papua Tengah.

Dalam pembahasan, pertumbuhan ekonomi Papua Tengah secara keseluruhan tercatat mengalami kontraksi sebesar -15,44 persen. Angka tersebut menjadi perhatian karena menggambarkan tekanan cukup besar terhadap kinerja ekonomi regional.

Namun, kondisi berbeda terlihat ketika sektor pertambangan dikeluarkan dari perhitungan. Berdasarkan pemaparan dalam pertemuan tersebut, perekonomian Papua Tengah masih mencatat pertumbuhan positif dan hampir seluruh lapangan usaha menunjukkan peningkatan.

Perbedaan tersebut menunjukkan besarnya pengaruh sektor pertambangan terhadap struktur ekonomi Papua Tengah. Di sisi lain, pertumbuhan pada sektor nonpertambangan memberikan gambaran bahwa terdapat aktivitas ekonomi lain yang tetap berkembang.

Dio Benuvin Ginting dan Petrus Suripatty juga membahas pentingnya data statistik dalam membaca kondisi ekonomi secara lebih menyeluruh. Informasi tersebut diperlukan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan pembangunan yang sesuai dengan kondisi masyarakat dan karakteristik ekonomi daerah.

Sinergi antara BPS dan DPRD diharapkan dapat memperkuat pemahaman terhadap berbagai indikator ekonomi Papua Tengah. Dengan data yang lebih komprehensif, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dapat menentukan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Ke depan, perkembangan sektor pertambangan maupun sektor lainnya akan menjadi bagian penting dalam melihat arah perekonomian Papua Tengah. Data ekonomi terbaru juga diperlukan untuk memantau apakah tren pertumbuhan positif di sektor nonpertambangan dapat terus dipertahankan.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.