BBM Bersubsidi dan Disiplin ASN Jadi Penekanan Wabup Nabire di Apel Lintas Sektoral
Nabire, 29 Juni 2026 – Pengawasan penggunaan BBM bersubsidi menjadi salah satu perhatian utama Wakil Bupati Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, saat memimpin Apel Lintas Sektoral di halaman Kantor Distrik Nabire Kota, Senin (29/6/2026).
Dalam arahannya, Burhanuddin kembali mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri agar mematuhi Surat Edaran Bupati Nabire tertanggal 5 Juni 2026 tentang pengawasan, pengendalian, dan penggunaan BBM bersubsidi.
Ia menegaskan bahwa kendaraan dinas milik ASN, TNI, maupun Polri tidak diperbolehkan menggunakan BBM bersubsidi karena subsidi pemerintah diprioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar berhak.
“Kendaraan dinas tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi. Subsidi pemerintah harus dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” tegas Wakil Bupati.
Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif, Burhanuddin meminta aparat distrik bersama unsur TNI dan Polri meningkatkan pengawasan di seluruh SPBU di Kabupaten Nabire.
Menurutnya, pengawasan yang konsisten diperlukan agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran serta mencegah penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak.
Selain menyoroti BBM bersubsidi, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah distrik, TNI, dan Polri dalam membangun Distrik Nabire Kota sebagai wajah Ibu Kota Provinsi Papua Tengah.
Ia mengapresiasi terselenggaranya Apel Lintas Sektoral yang dihadiri Kepala Distrik Nabire Kota, unsur Koramil, Polsek, para lurah, kepala kampung, aparatur sipil negara (ASN), serta peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS.
Burhanuddin menilai hubungan yang harmonis antara pemerintah distrik, TNI, dan Polri menjadi fondasi penting dalam menciptakan wilayah yang aman, tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan seluruh perangkat distrik, kelurahan, dan kampung untuk meningkatkan disiplin kerja dengan melaksanakan apel pagi dan apel sore secara rutin serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama jam kerja.
Menurutnya, kantor kelurahan maupun balai kampung merupakan simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sehingga pelayanan publik tidak boleh terhenti.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati turut mengajak seluruh elemen pemerintah mendukung program Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, rapi, dan nyaman.
Menutup arahannya, Burhanuddin mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap tindak kriminalitas, termasuk penjambretan yang masih terjadi di Kota Nabire. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat terus diperkuat demi menciptakan Nabire yang aman, tertib, dan kondusif.
Usai apel, Wakil Bupati menggelar rapat koordinasi bersama Kepala Distrik, para lurah, kepala kampung, Koramil, dan Polsek Nabire Kota guna membahas tindak lanjut berbagai program pelayanan pemerintahan dan keamanan di wilayah Nabire Kota.
[Nabire.Net/Musa Boma]


Leave a Reply