Inflasi Nabire Maret 2026 Naik 0,27 Persen, BPS Ungkap Pemicunya
Nabire, 2 April 2026 – Inflasi di Kabupaten Nabire pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,27 persen secara bulanan (month-to-month) dibandingkan Februari 2026. Meski masih dalam kategori terkendali, inflasi tahunan (year-on-year) mencapai 3,91 persen, atau melampaui target pemerintah yang ditetapkan maksimal 3,5 persen.
Data tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nabire, Dio Benuvin Perkasa Ginting, SST, dalam rilis Berita Resmi Statistik yang digelar di ruang rapat BPS Kabupaten Nabire, Rabu (1/4/2026).
Dalam paparannya, disebutkan sejumlah komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi bulanan Maret 2026. Komoditas utama penyumbang inflasi antara lain tomat sebesar 0,20 persen, daging ayam ras 0,15 persen, bensin 0,04 persen, serta angkutan udara sebesar 0,02 persen.
Di sisi lain, beberapa komoditas mengalami penurunan harga yang memberikan kontribusi deflasi. Komoditas tersebut di antaranya angkutan laut sebesar 0,09 persen, cabai merah 0,08 persen, cabai rawit 0,05 persen, bawang merah 0,04 persen, serta kangkung sebesar 0,04 persen.
Secara tahunan, lima komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi di Kabupaten Nabire pada Maret 2026 meliputi cabai rawit sebesar 0,74 persen, beras 0,40 persen, daging babi 0,36 persen, emas perhiasan 0,34 persen, serta tarif listrik sebesar 0,33 persen.

Sementara itu, komoditas yang memberikan kontribusi deflasi terbesar secara tahunan antara lain tarif sekolah menengah atas sebesar 0,17 persen, angkutan laut 0,09 persen, buah pinang 0,08 persen, bawang putih 0,08 persen, serta tarif sekolah menengah pertama sebesar 0,08 persen.
Selain faktor komoditas, terdapat sejumlah peristiwa penting yang memengaruhi pergerakan harga selama Maret 2026. Di antaranya adalah kenaikan harga BBM non-subsidi, khususnya jenis Pertamax dan Dexlite, serta pemberian diskon tarif transportasi udara dan laut dalam rangka mudik Hari Raya Idul Fitri 2026.
Diskon tiket pesawat berlaku untuk penerbangan pada 14–29 Maret 2026, dengan periode pembelian sejak 10 Februari 2026. Sedangkan diskon angkutan laut berlangsung mulai 11 Maret hingga 5 April 2026.
Menutup rilis tersebut, Kepala BPS Kabupaten Nabire mengingatkan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan pada periode Mei hingga Agustus 2026. Masyarakat dan pelaku usaha diharapkan dapat menerima petugas sensus serta memberikan data yang lengkap dan akurat.
“Dengan data yang tepat, kebijakan yang dihasilkan juga akan semakin akurat,” ujarnya.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]





Tinggalkan Komentar