INFO NABIRE
Home » Blog » Tidak Dapat Suara, Warga Di Topo Aniaya Petugas TPS Dan Merusak Kantor Desa Serta Pangkalan Ojek

Tidak Dapat Suara, Warga Di Topo Aniaya Petugas TPS Dan Merusak Kantor Desa Serta Pangkalan Ojek

1

Selain di perumahan Satpol PP Jayanti Distrik Barat, Pemilu di Nabire juga mendatangkan permasalahan di daerah lainnya. Karena tidak terima akibat tidak mendapatkan suara, warga mengerahkan massa merusak pangkalan ojek di Topo Distrik Uwapa Nabire dan menganiaya salah seorang petugas TPS Syaiful bahri.

Menurut keterangan warga sekitar, kejadian berawal saat perhitungan suara di TPS 2 tersebut, kedua caleg atas nama Minggus Madai dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Abner Madai dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) kecewa karena mereka tidak mendapatkan suara.

Tidak terima, orangtua dari kedua caleg tersebut yaitu Piter Madai yang merupakan Tokoh Masyarakat di Distrik Uwapa, mengerahkan massa kurang lebih 40 orang menuju Balai Kampung dan Kantor Desa Topo untuk meminta ketua PPS agar anak-anaknya mendapatkan suara.

Saat akan ditenangkan oleh Syaiful bahri, Massa emosi dan memukuli serta menganiaya Syaiful dengan linggis, lalu merusak kantor Balai Desa Topo dan menghancurkan pos ojek.

Korban pun dibawa ke RSUD Siriwini Nabire untuk mendapatkan perawatan serius.
Anggota Polres Nabire dan Polsek Distrik Uwapa mengerahkan anggotanya untuk mengamankan lokasi kejadian. Saat ini situasi di kecamatan Topo dan Distrik Uwapa sendiri cukup mencekam.

 

 

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.