Klasis GKI Paniai yang berkedudukan di Nabire, saat ini memiliki 59 gereja, 7 bakal jemaat/gereja, 8 pos pekabaran injil, dan 3 cabang kebaktian, serta jumlah kepala keluarga sebanyak 5000 lebih dengan jumlah jiwa sebayak 20.300 lebih jiwa.
Anggota Badan Kerja AM Sinode Wilayah V Nabire, Pdt J Mbaubedari S.Th berharap, melalui aset gereja GKI yang tersebar ini, dapat mendukung dan mensukseskan pembangunan bersama Pemerintah Nabire.
Hal ini diungkapkan Pdt J Mbaubedari saat membuka secara resmi Rapat Kerja ke II Klasis GKI Paniai yang berlangsung dari tanggal 12 s/d 14 februari di Gereja GKI Pniel Topo Distrik Uwapa Nabire.
Menurut Pdt J Mbaubedari, jangan berpikir bahwa GKI tidak memiliki apa-apa atau miskin, karena gereja GKI ini sudah diberkati oleh Tuhan. Dirinya berharap lewat raker ini bisa mempersatukan persepsi seluruh jemaat dan pimpinan GKI.
Ditambahkan Pdt J Mbaubedari, raker ini bkuan untuk saling adu argumen dan menyalahkan, tetapi wahana untuk mempersatukan, seperti warga jemaat yang telah dipersatukan oleh kasih. Dalam menata rumah GKI yang begitu luas, sangat diperlukan kejujuran, ketaatan dan kesediaan rela berkorban dari setiap hambanya untuk melayani dan bukan dilayani.
Pdt J Mbaubedari dalam laporannya, juga melaporkan kepada Bupati Nabire Isaias Douw, bahwa Klasis GKI Paniai saat ini sudah ditingkatkan menjadi 2 klasis yakni Klasis Paniai Timur di Napan, dan Klasis Paniai di Nabire.
Pada kesempatan itu, Bupati Nabire Isaias Douw juga melakukan penyematan tanda peserta dan didampingi Ketua Badan Pekerja Klasis GKI Paniai, Pdt Manuaron. Ibadah pembukaan raker ini dipimpin oleh Pdt Y Bisai S.Th
Tinggalkan Komentar