Antrian panjang kndaraan di 4 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di kota Nabire kembali menggila. Hal ini terlihat mulai jumat kemarin (21/2). Untuk mendapatkan bbm solar pada kendaraan, warga harus mengantri selama berjam-jam bahkan harus menunggu hingga keesokan harinya untuk mendapatkan bahan bakar bagi kendaraanya.
Antrian ini didominasi oleh kendaraan – kendaraan jenis pick up, dan sebagian truk, dikarenakan kendaraan-kendaraan tersebut menggunakan bahan bakar berjenis solar.
Para supir yang mengeluhkan kejadian ini cukup kesal dengan kejadian klasik yang sudah sering terjadi di Nabire. Bahkan mereka beranggapan solar subsidi yang disediakan sudah berubah fungsi menjadi lahan bisnis menggiurkan bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab
Pemerintah daerah dan instansi terkait yaitu Pertamina, terkesan menutup mata akan hal ini dengan berbagai alasan seperti distribusi BBM menipis karena kapal pengangkut BBM belum tiba atau juga dengan alibi BBM didistribusikan juga untuk wilayah lain sehingga stok BBM terbatas.
Tinggalkan Komentar