Salah satu anggota caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Nabire, Sunaryo, S.Sos, menjadi korban tindakan kampanye hitam (black campaign).
Sejumlah stiker yang mengatasnamakan Sunaryo, yang bernada provokatif dan mengadu domba masyarakat, ditempel di sejumlah tempat.
Mensikapi adanya kampanye hitam yang dialamatkan kepada dirinya, Sunaryo telah mengambil sejumlah langkah.
Dikatakan Sunaryo beberapa hari lalu kepada media ini, dirinya mendapatkan informasi dari warga di daerah SP terkait adanya penempelan stiker dengan tulisan provokatif dan mengadu domba.
Mendapatkan informasi itu, dirinya langsung menuju lokasi dan mendapati stiker bernada provokatif itu. Mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan karena tulisan yang memprovokasi di stiker tersebut, sejumlah stiker yang sudah tertempal akhirnya dilepas.
Tindakan lain, lanjut Sunaryo, dirinya juga sudah melaporkan tindakan kampanye hitam itu kepada pihak Polres Nabire. Laporan yang disampaikan juga dilengkapi dengan barang bukti berupa stiker yang berisi tulisan provokatif tersebut. Dirinya berharap pihak kepolisian bisa mengusut dan menemukan pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Saya kaget ketika mendapati ada stiker provokatif dengan mengatasnamakan diri saya. Ini bukan stiker yang saya buat. Stiker provokatif ini seperti terbuat dari plastik, berbeda jauh dengan stiker milik saya. Yang sudah ditempel cukup banyak, saya dan teman-teman sudah lepas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Sunaryo.
Selain telah melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian, dirinya juga sudah melayangkan surat kepada Panwaslu. Dalam surat itu disampaikan bahwa dirinya telah mendapati adanya pemasangan stiker provokatif yang mengatasnamakan dirinya. Selain kepada Panwaslu, dirinya juga sudah melaporkan hal ini kepada KPU Kabupaten Nabire.
Tinggalkan Komentar