Yuk Cari Tahu tentang Mini ATM yang Menjamur di Kota Nabire

Nabire, Jika anda berada di kota Nabire, ada satu pemandangan yang sering anda jumpai di berbagai wilayah di daerah ini, yaitu Mini Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Hal ini menarik perhatian Nabire.Net untuk mencari tahu lebih jauh tentang Mini ATM ini.
Oleh karena itu, Nabire.Net berkesempatan menemui Ibu Nhiar, Staf Bank BRI Kantor Cabang Nabire yang bertugas melakukan maintenance agen BRILink, melakukan pembinaan bahkan jika ada warga masyarakat yang mengajukan diri ingin menjadi agen BRILink, maka Ibu Nhiar inilah yang akan membantu memprosesnya.
Kepada Nabire.Net, Kamis (12/01/2023), di meja kerjanya, Ibu Nhiar menjelaskan bahwa manfaat menjadi agen BRILink ini sangat banyak.
Manfaat Menjadi Agen BRILink
Salah satu manfaat yang bisa didapatkan oleh agen BRILink adalah Fee Based Income yang artinya ada bagi hasil keuntungan 50% dari proses transaksi yang dilakukan.
“Pertama, kita bisa mendapatkan Fee Based Income dari BRI, biasanya 50% untuk BRI dan 50% untuk agen BRILink. Misalnya untuk transaksi transfer, kita transfer ke BRI 1 Juta, nanti administrasinya Rp. 3.000.-. Agen BRILink mendapatkan fee Rp. 1.500.- dan Rp.1.500,- untuk Bank BRI”, kata Ibu Nhiar.
Selain itu manfaat lain yang bisa dirasakan ketika menjadi agen BRILink yaitu kita bisa menjadi mitra bisnis dengan menggunakan jasa BRILink yaitu EDC BRILink.
“Untuk EDC Brilink bisa dilakukan tarik tunai, Kalau BRILink Mobile harus memiliki notifikasi terlebih dahulu dari nasabahnya tersebut”, urai Ibu Nhiar.
Jumlah Agen BRILink di Nabire
Saat ditanyakan berapa jumlah agen BRILink yang ada di kabupaten Nabire, Ibu Nhiar menjawab bahwa ada 500 lebih total agen BRILink di kabupaten Nabire. Dari 500 agen tersebut, 300 lebih agen menggunakan EDC BRILink, dan 200 lebih agen menggunakan EDC BRILink Mobile.
Dari total 500 lebih agen BRILink ini, Ibu Nhiar menjelaskan ada yang omzet per harinya bisa mencapai 200 juta.
Kendala Menjadi Agen BRILink
Kemudian saat ditanyakan tentang kendala yang biasa dihadapi Agen BRILink, Ibu Nhiar menjelaskan kendala utamanya adalah jaringan internet. Jika jaringan internet jelek maka berdampak pada gagalnya transaksi.

“Program BRILink ini sudah berjalan sejak tahun 2015. Sementara untuk kegiatan sosialisasi antara pihak Bank dengan agen BRILink, biasanya dilakukan Gathering per 6 bulan sekali”, tutur Ibu Nhiar.
“Pokoknya dengan menjadi agen BRILink, kita dapat bermitra usaha antara Bank BRI dengan nasabah agen BRILinkk tersebut, kita bisa meningkatkan transaksi BRi juga, nasabah agen BRILink juga bisa mendapatkan keuntungan begitupun dengan BRI, dan bisa meningkatkan Fee Based Income BRI dan mengurangi tingkat pengangguran bagi masyarakat dengan memberi peluang usaha bagi masyarakat”, beber Ibu Nhiar yang berharap agar warga Nabire bisa memanfaatkan keuntungan menjadi agen BRILink.
Testimoni Agen BRILink di Smoker Nabire
Sementara itu di tempat yang sama, Nabire.Net juga mewawancarai salah satu agen BRILink yaitu Bapak Andri, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Sahabat Agen BRILink Nabire (SABRINA).
Dikatakan Pak Andri, ia memiliki Mini ATM di Depot Sopia, sebelum Pasar Smoker Nabire, dan sudah 5 tahun menjadi agen BRILink.
“Kemudahan yang saya dapatkan banyak sekali, selain membantu masyarakat di sekitar tempat saya berjualan, saya juga mendapatkan keuntungan dari BRI,” kata Pak Andri.
Lanjutnya, di Nabire sendiri ada Sahabat Agen BRILink (SABRINA) yang mewadahi agen-agen yang ada di Nabire. Secara resmi otomatis SABRINA memiliki data agen-agen BRILink.
Dikatakan, SABRINA dan Bank BRI biasa mengadakan Gathering per 6 bulan sekali, dimana para pengurus SABRINA dapat bersilaturahmi dengan anggota.
Terkait omzet rata-rata yang didapatkan Bapak Andri, dia menjelaskan omzet rata-ratanya bisa mencapai 5-10 juta rupiah.
“Per bulan, omzet rata-rata yang saya dapatkan 5-10 juta. Ttransaksi di agen saya sekitar 1 miliar bisa. Setiap bulan itu kita ada data dari BRI yang diserahkan ke kita untuk mengetahui posisi transaksi kita. Omzet paling banyak dari transfer. Selain itu masyarakat juga bisa melakukan tarik tunai”, beber Bapak Andri.
Senada dengan Ibu Nhiar, Bapak Andri mengatakan yang menjadi kendala agen BRILink adalah jaringan internet yang belum merata.
“Kalau kendala rata-rata teman mengeluh dengan jaringan internet, karena EDC ini menggunakan jaringan internet, karena memakai kartu Telkomsel, apalagi lokasi 4G di Nabire tidak merata”, ungkapnya.
“Bagi masyarakat Nabire, jangan ragu dan harus memilih baik-baik, dalam artian jika ingin mentransfer uang, kita adalah salah satu agen BRILink yang ditunjuk langsung dari perwakilan Bank Indonesia melalui BRI Kanca Nabire. Jadi bagi masyarakat yang ingin mentransfer uang, menarik uang, atau transaksi pembayaran cicilan seperti pinjaman online, bisa dilayani di agen BRILink. Jadi masyarakat yang tidak ingin membuang waktu dengan antri berlama-lama di Bank, bisa memanfaatkan agen BRILink sebagai perpanjangan tangan dari Bank BRI yang mempermudah masyarakat”, pungkas Bapak Andri.
[Nabire.Net]







Candrani
Semoga Nabire semakin maju