INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » 801 Guru Papua Tengah Lulus PPG 100 Persen, Gubernur Meki Nawipa Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas Utama

801 Guru Papua Tengah Lulus PPG 100 Persen, Gubernur Meki Nawipa Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Nabire, 6 Januari 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan berkualitas melalui penguatan kapasitas tenaga pendidik. Hal ini ditandai dengan keberhasilan 801 guru se-Papua Tengah yang lulus 100 persen Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) hasil kerja sama Pemprov Papua Tengah dengan Yayasan Masyarakat SM-3T Institute Tahun 2025.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah saat melakukan tatap muka bersama perwakilan guru se-provinsi Papua Tengah, yang berlangsung di Ballroom pada Selasa (6/1/2026).

Program yang dijalankan meliputi Pendampingan PPG Guru Tertentu Tahap III serta PPG Daerah Khusus bagi guru-guru yang selama ini menghadapi kendala serius, terutama keterbatasan akses internet di wilayah terpencil.

Dalam laporan program disampaikan, sebanyak 519 guru dinyatakan lulus PPG Tahap III kategori Guru Tertentu, sementara 282 guru dari PPG Daerah Khusus berhasil menyelesaikan pendampingan meski harus berjuang di tengah keterbatasan jaringan dan sarana pendukung.

Kelulusan ini menjadi sangat berarti karena para guru berhak memperoleh Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebagai bentuk pengakuan negara atas kompetensi dan dedikasi mereka dalam dunia pendidikan.

Gubernur Papua Tengah menegaskan bahwa pendidikan merupakan program prioritas daerah, dengan guru sebagai ujung tombak peningkatan mutu pembelajaran di sekolah-sekolah.

“Dulu bapa saya hanya menerima gaji 15 rupiah, tapi hari ini kita buktikan ada perubahan yang signifikan,” ujar Gubernur, menggambarkan kemajuan dan harapan besar bagi masa depan pendidikan di Papua Tengah.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang tetap mengabdi dengan penuh ketulusan, meski harus menghadapi tantangan geografis, fasilitas terbatas, dan kondisi wilayah yang tidak mudah.

“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru yang terus berjuang dengan ketulusan dan semangat pengabdian,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Yayasan Masyarakat SM-3T Institute, Dr. Akhiruddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Gubernur, Wakil Gubernur, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah beserta jajaran atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan program PPG.

Menurutnya, keberhasilan 801 guru lulus PPG bukan sekadar capaian administratif, tetapi cerminan ketekunan, pengorbanan, dan semangat pengabdian para pendidik di wilayah dengan tantangan berat.

“Di banyak daerah terpencil, guru tetap mengajar dengan fasilitas sederhana dan keterbatasan internet. Namun semangat pengabdian tidak pernah padam. Di situlah nilai sejati seorang pendidik terlihat,” ujar Dr. Akhiruddin.

Ia menegaskan bahwa kelulusan ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk membawa perubahan nyata di sekolah dan komunitas pendidikan.

“Saya berpesan agar para guru tetap rendah hati, terus belajar, dan menjadikan kelulusan ini sebagai amanah pengabdian,” tutupnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa program peningkatan kapasitas guru akan terus dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, sebagai bagian dari agenda pembangunan sumber daya manusia yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah Papua Tengah.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.