2.942 Siswa SD di Nabire Siap Ikuti Ujian Sekolah 4–7 Mei 2026
Nabire, 29 April 2026 – Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire memastikan sebanyak 2.942 siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) akan mengikuti ujian sekolah tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 7 Mei 2026.
Kepala Bidang (Kabid) SD/MI Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Alberth Sipahelut, S.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian sekolah tahun ini akan diikuti oleh ribuan siswa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Nabire.
Menurut Alberth, jumlah Sekolah Dasar di Kabupaten Nabire, baik negeri maupun swasta, saat ini mencapai 128 sekolah. Namun, dari jumlah tersebut, 115 sekolah telah memiliki siswa hingga kelas VI dan siap mengikuti ujian sekolah.
Sementara itu, 13 sekolah lainnya masih tergolong sekolah baru yang belum memiliki siswa kelas VI, karena masih berada pada jenjang kelas II hingga kelas V.
“Untuk tahun 2026, jumlah peserta ujian sekolah kelas VI sebanyak 2.942 siswa yang berasal dari 115 SD di Kabupaten Nabire,” jelas Alberth, Rabu (29/4/2026).
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan ujian sekolah akan dilakukan secara serentak di masing-masing sekolah, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
SD Jadi Pondasi Utama Pendidikan di Nabire
Alberth menegaskan bahwa Sekolah Dasar merupakan jenjang pendidikan paling mendasar dan strategis dalam membangun fondasi pendidikan anak.
Menurutnya, keberadaan SD sangat penting karena menjangkau hampir seluruh wilayah, termasuk kampung-kampung serta daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T) di Kabupaten Nabire.
“SD adalah pondasi utama pendidikan. Proses pembelajaran di tingkat ini harus berjalan baik agar menghasilkan dasar yang kuat bagi anak-anak ke depan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dinilai membantu pemerataan tenaga pendidik di seluruh wilayah Nabire.
Dengan adanya guru yang tersebar hingga ke daerah-daerah terpencil, proses belajar mengajar kini dinilai semakin optimal.
“Kami berharap pendidikan dasar di Nabire bisa merata, baik di kota maupun di daerah 3T, sehingga semua anak mendapatkan hak pendidikan yang sama dan tidak ada lagi anak yang putus sekolah,” tambahnya.
Program Tes Kemampuan Akademik (TKA) Mulai Diterapkan
Selain pelaksanaan ujian sekolah, Alberth juga mengungkapkan bahwa sejak tahun 2020 hingga 2026, Kementerian Pendidikan telah memperkenalkan program Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas VI.
Program tersebut kini mulai diterapkan di Kabupaten Nabire dan dilaksanakan menggunakan sistem berbasis online.
Dalam pelaksanaannya, TKA sempat mengalami kendala teknis, seperti pemadaman listrik di Distrik Nabire beberapa waktu lalu. Meski demikian, berkat koordinasi antara pihak dinas dan sekolah, pelaksanaan kegiatan dapat dilanjutkan dengan solusi alternatif.
“Memang ini program baru dan tidak bersifat wajib, tetapi kami mendorong semua siswa kelas VI untuk ikut. Karena peserta TKA akan mendapatkan sertifikat sebagai hasil capaian akademiknya,” jelasnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Nabire berharap kualitas pendidikan, khususnya di jenjang Sekolah Dasar, terus meningkat dan mampu menciptakan generasi unggul di masa depan.
[Nabire.Net/Marten Dogomo]





Tinggalkan Komentar