Unit Kerja Keimigrasian Siap Hadir Di Kabupaten Dogiyai

(Bupati Dogiyai lakukan perekaman E-Paspor untuk persiapan wisata rohani ke Israel)

Dogiyai – Bertempat di Kantor BPKAD Dogiyai, telah dilakukan perekaman Biometrik Mobile Paspor milik Bupati Dogiyai, oleh Imigrasi Kelas II Timika, Jumat (28/09).

Perekaman paspor  Bupati Dogiyai yang berisi 48 halaman tersebut merupakan kegiatan hari terakhir rangkaian perekaman E-Paspor peserta wisata rohani maupun wisata umroh dari kabupaten Dogiyai.

Jumlah peserta keseluruhan sebanyak 33 peserta dari yang sebelumnya direncanakan sebanyak 40 orang, untuk berwisata ke Israel maupun umroh ke Arab Saudi.

(Baca Juga : 40 Peserta Wisata Rohani & Umroh Dari Dogiyai Melakukan Perekaman E-Paspor)

Seusai perekaman, Bupati Yakobus Dumupa melakukan pertemuan singkat bersama Kepala Kesbangpol Kabupaten Dogiyai, Kabag Hukum dan pihak Imigrasi sebagai pemantauan untuk memastikan peseta wisata rohani serta koordinasi rencana pembukaan Unit Kerja Keimigrasian (UKK) di Kabupaten Dogiyai.

Pemerintah Dogiyai melalui Kepala Kesbangpol di Dogiyai sangat siap menerima rencana pembukaan UKK ini.



Sementara pihak Imigrasi Timika melalui Kepala Seksi Lalu Lintas & Status Keimigrasian Timika, Djaloe Wisanggenie SH, sangat berterimakasih kepada pemkab Dogiyai yang telah mempercayai Imigrasi Timika dalam hal pelayanan perekaman biometrik paspor.

Sementara untuk tujuan dibangunnya UKK di Dogiyai, pihak Imigrasi sangat senang karena dengan adanya UKK nanti, bisa mempermudah masyarakat di Dogiyai khususnya untuk membuat paspor, dan mudah mendapatkan paspor, selain itu juga untuk mendekatkan jangkauan masyarakat di Dogiyai dalam hal pelayanan keimigrasian.

Ketika ditanyakan apakah ada rencana pembukaan UKK di kabupaten Deiyai maupun Paniai, kepada Nabire.Net, Djaloe Wisanggenie menuturkan, pihaknya juga berencana melakukan hal itu. Semuanya tinggal menunggu tanggapan dari pemerintah daerah setempat.

Sementara itu, terkait persiapan pembukaan UKK di Dogiyai, Kepala BPKAD Dogiyai, Whainda Aprianto SE, menjelaskan, pemkab Dogiyai sedang memikirkan fasilitas untuk kantornya.

“Beberapa hari ini kami sudah koordinasi terkait tempat atau kantornya dan hal itu sudah siap. Nantinya tinggal melengkapi pegawainya dengan mengutamakan putra asli Dogiyai. Nanti kami kerjasama dengan BKD Dogiyai untuk perekrutan tenaga keimigrasian”, katanya.

Lanjut Kepala BPKAD, kesiapan setelah sosialisasi kantornya di Dogiyai, mungkin awal bulan atau paling lambat pertengahan Oktober nanti. Hal itu disesuaikan dengan waktu dari Kepala Imigrasi Timika.

“Jika mereka sudah tiba di Dogiyai, baru akan dilakukan sosialisasi secara luas kepada pemkab dan masyarakat, sehingga seluruh masyarakat bisa mengetahui keberadaan kantor cabang imigrasi di Dogiyai”, tutup Kepala BPKAD.

[Nabire.Net/Ones.Yobee]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *