INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Perbedaan DPT Jadi Fokus Utama KPU Dogiyai Laksanakan FGD

Perbedaan DPT Jadi Fokus Utama KPU Dogiyai Laksanakan FGD

(Ketua KPU Dogiyai, Elias Petege)

Nabire, 20 Juni 2024 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dogiyai mengadakan Forum Group Discussion (FGD) guna mengkoordinasikan penyusunan data daftar pemilih dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kabupaten Dogiyai.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan data pemilih kepada pemerintah daerah, partai politik, dan masyarakat luas, terutama terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang memiliki dampak signifikan baik secara politik maupun anggaran.

“Perhatian utama dalam FGD kali ini adalah terkait perbedaan jumlah DPT yang mencolok, dimana sebelumnya tercatat 95.655 pemilih, namun data terbaru dari Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri menunjukkan hanya 94.518 pemilih. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait data ganda dan keberadaan 1 Kartu Keluarga (KK) yang mencakup hingga 20 orang, serta kondisi KTP fisik warga Dogiyai yang tidak terkonek dalam sistem Dirjen Dukcapil dan statusnya tidak aktif,” kata Ketua KPU Dogiyai, Elias Petege, kepada awak media, Kamis (20/06/2024).

(Baca Juga : KPU Dogiyai Gelar FGD di Nabire: Penyusunan Daftar Pemilih untuk Pilkada 2024)

“Pada saat pemilu sebelumnya, terjadi peningkatan jumlah TPS yang signifikan, namun pada Pilkada kali ini terjadi penurunan jumlah TPS. Perubahan ini disesuaikan dengan data penduduk yang dihimpun oleh Dukcapil pemerintah daerah,” ungkapnya.

KPU mengajak semua pihak terkait seperti Dinas Dukcapil, Dinas Sosial, BPMK, Tata Pemerintahan Daerah, dan KESBANGPOL untuk bersinergi dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, serta mendorong perekaman e-KTP di tingkat distrik dan kampung. Hal ini penting untuk menghindari potensi pengurangan Anggaran Pendapatan Daerah dan perubahan jumlah kursi DPRD pada tahun 2029.

“Kami mengingatkan bahwa semua warga mempunyai hak yang sama untuk dipilih dan memilih. Oleh karena itu, pendidikan politik dari pemerintah daerah sangat diperlukan agar masyarakat memahami pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi,” tegasnya.

KPU Dogiyai berkomitmen untuk menjaga independensi dan integritas dalam penyelenggaraan Pilkada demi terwujudnya proses yang demokratis, transparan, dan berintegritas di Kabupaten Dogiyai.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.