Nabire Festival Faith & Culture Resmi Dibuka Bupati Nabire

(Nabire Festival Faith & Culture)

Nabire – Bertempat di Taman Gizi Oyehe Nabire, Festival Kerohanian bertajuk Nabire Festival Faith & Culture resmi dibuka pelaksanaannya oleh Bupati Nabire, Isaias Douw S.Sos M.AP, kamis (12/09).

Festival terlebih dahulu diawali dengan Pawai yang diikuti ratusan peserta dari Pantai MAF/Nabire menuju Taman Gizi.

(Baca Juga : Mengembalikan Akar Sejarah Gereja Yang Hilang Melalui Festival Kerohanian Nabire)

Bupati Nabire dalam sambutannya mengawali kegiatan mengucap syukur dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini selama 3 hari yang merupakan wujud keanekaragaman warga Nabire.

Lanjut Bupati, pembangunan iman merupakan hal yang sangat penting selain pembangunan di sektor lain seperti budaya. Nabire sendiri merupakan daerah yang memiliki kekayaan budaya yang perlu dilestarikan.

Diakhir sambutannya, Bupati berharap agar Festival ini bisa membangun keimanan umat serta mempererat pemerintah dengan masyarakat dan mencegah pengaruh buruk yang dapat merusak persatuan bangsa.


Sementara itu, Ketua Panitia, Sambena Inggeruhi dalam laporannya mengatakan Festival yang diprakarsai oleh Komunitas International Faith Culture (IFC) bersama Dinas Pariwisata Nabire ini akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 12 hingga 14 September 2019.

Kegiatan ini mengusung tema ‘Mengembalikan Akar Sejarah Gereja Yang Hilang’, dan sub tema ‘Hendaklah Setiap Suku Bangsa Kaum Dan Bahasa Datang Kepada Tuhan Dengan Bahasanya Sendiri ( Yesaya 45:23 )’.

Festival dilanjutkan dengan ibadah yang dibawakan oleh Pdt. Marthen Abraham S.Th, dan diisi dengan puji-pujian, tarian, serta dihadiri peserta dari berbagai kabupaten hingga tamu undangan dari negara pasifik.

Hadir juga unsur Forkopimda Nabire, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pdt. Yulian Ayomi S.Th dari Manokwari, para Tokoh Agama dan Tokoh Adat di Nabire, para pimpinan gereja serta warga Nabire.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *