Lewat Batas Waktu Pengajuan, MK Tolak Gugatan Pasangan Inarius Douw/Anakletus Doo

Jakarta – Mahkamah Konstitusi secara resmi menolak gugatan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Deiyai, Inarius Douw dan Anakletus Doo, pada sidang ke empat perselisihan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deiyai dengan nomor perkara 72/PHP.BUP-XVI/2018.

Sidang digelar rabu pagi (12/12) pukul 09.30 Wib, dipimpin Hakim Ketua MK, Anwar Usman, didampingi 8 Hakim lainnya. Hadir dalam persidangan, pihak pemohon, termohon, serta pihak terkait.

(Baca Juga : Hari Ini Mahkamah Konstitusi Tentukan Nasib Pilkada Deiyai 2018)

Dalam amar putusannya, Mahkamah Konstitusi menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya. Penolakan tersebut didasari batas waktu pengajuan permohonan yang ditentukan undang-undang.

Selain itu MK menilai pokok permohonan pemohon tidak beralasan secara hukum.

MK juga menegaskan bahwa hasil rekapitulasi perolehan suara yang dilaksanakan KPU Deiyai pada tanggal 18 Oktober 2018 lalu adalah sah dan benar serta harus dilaksanakan. Dalam arti, suara terbanyak saat itu diraih oleh pasangan nomor urut 1, Ateng Edowai dan Hengky Pigai.

MK juga menolak permohonan dari pihak termohon dan pihak terkait.

Dengan keputusan ini, maka dapat dipastikan pasangan Ateng Edowai dan Hengky Pigai ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Deiyai 2018.

[Nabire.Net]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *