INFO NABIRE INFO PAPUA
Home » Blog » Kapolres Nabire Bantah Dirinya Menginap Bersama Bupati Nabire Di Dogiyai Saat Pilkada

Kapolres Nabire Bantah Dirinya Menginap Bersama Bupati Nabire Di Dogiyai Saat Pilkada

Terkait laporan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Dogiyai nomor urut 4, Markus Waine/Angkian Goo ke Propam Mabes Polri atas tuduhan keberpihakan Kapolres Nabire pada pasangan Yakobus Dumupa/Oskar Makai, yang mengikuti Pilkada Dogiyai 2017, Kapolres Nabire menjawab sekaligus mengklarifikasi tuduhan tersebut, rabu 1 maret 2017 kepada pers.

(Baca Juga : Kuasa Hukum Pasangan Markus Waine/Angkian Goo Laporkan Kapolres Nabire Ke Propam Mabes Polri)

Selain tuduhan adanya pembubaran massa pasangan Markus Waine/Angkian Goo yang akan melakukan pemungutan suara dengan sistem ikat/noken yang telah diklarifikasi Kapolres Semmy Thabaa, dirinya juga membantah tuduhan pasangan Markus Waine/Angkian Goo yang mengatakan Kapolres Nabire menginap sehotel dengan Bupati Nabire, Isaias Douw.

(Baca Juga : Tanggapan Kapolres Nabire Terkait Pemberitaan Pembubaran Paksa Pemungutan Suara Di 3 Distrik Yang Ada Di Dogiyai)

Kapolres Semmy Thabaa dengan tegas mengatakan, hal tersebut tidak benar, dan meminta ada bukti, saksi, dan kapan kejadian sesuai tuduhan tersebut terjadi.

“Kalau malam yang mereka datang untuk membakar penginapan tersebut bahwa isu Bupati Nabire nginap di penginapan dogiyai,  saat itu saya sedang di Polsek bersama-sama dengan anggota melakukan penjagaan dan standby sambil menonton TV di teras rumah dinas Kapolsek Kamuu, AKP Mardi Marpaung,” tutur Kapolres Semmy Thabaa.

“Kemudian ada telepon dari salah satu anggota Brigadir Riko dan Bripka Ismail. Si Riko ini telepon saya dan mengatakan bahwa kawannnya Bripka Ismail diserang massa sekitar 100 orang. Mereka dari posko pemenangan paslon Markus Waine dan Angkian Goo yang letaknya berdekatan dengan Polsek Kamuu,” ungkap Kapolres Nabire.

Lebih lanjut, Kapolres Nabire mengatakan, Brigadir Riko menuturkan di telepon bahwa dirinya dan Bripka Ismail diserang, sehingga Kapolres menanyakan lokasi penyerangan yang dijawab oleh Brigadir Riko di dekat penginapan Dogiyai.

Saat itu juga, Kapolres Nabire memerintahkan anggotanya yang sedang standby di Mapolsek Kamuu untuk menyelamatkan anggotanya dari amukan massa, dan berhasil mengamankan 3 pelaku di Polsek Kamuu.

“Jadi, mereka jalan kaki rame-rame ke terminal jalan tuka dan terus menyebrang ke penginapan Dogiyai di Moanemani karena mendengar isu Bupati Nabire nginap di penginapan tersebut. Dalam perjalanan itu mereka ketemu anggota kami Bripka Ismail yang mau mencari makan dengan menggunakan mobil dan tidak sedang berada di dalam hotel,” tegas Kapolres Nabire.

Lebih lanjut, Kapolres Nabire, AKBP Semmy Ronny Thabaa mengungkapkan, karena diberhentikan, anggotanya Bripka Ismail panik akibat massa cukup banyak, sehingga Bripka Ismail berusaha menyelamatkan diri dari kejaran massa. Senjatanya juga hampir dirampas dan celananya jatuh, namun Bripka Ismail berhasil mengamankan diri disalah satu rumah anggota Polisi, Aiptu Daniel.

Kapolres Nabire yang diakhir keterangan persnya membantah tuduhan bahwa dirinya menginap sehotel dengan Bupati Nabire mengatakan bahwa dirinya tidak pernah ketemu atau bertemu bersama Bupati Nabire, Isaias Douw di Penginapan Dogiyai Moanemani. Yang ada didalam penginapan itu cuma ada Tim Sukses dari pasangan Yakobus Dumupa/Oskar Makai, Bawaslu dan KPU Provinsi papua, serta pengamanan oleh anggotanya dan juga tamu penginapan lainnya. Dirinya bahkan sempat meminta agar penghuni penginapan untuk mengosongkan tempat tersebut guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Penginapan itu boleh saja ditinggali dan sah-sah saja siapapun mau nginap di penginapan itu, karena mereka juga membayar kewajiban sebagai pemilik penginapan ke Pemerintah Daerah Dogiyai,” pungkas Kapolres Nabire, Semmy Thabaa.

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

  • Pemantau
    3 March, 2017 01:32 at 01:32

    Semua tuduhan dan pembelaan itu tempatnya di pengadilan. Biarkan hukum berproses. Biarkan bukti foto dan video nanti yang bicara. Akan ada saatnya. Good Luck.

Your email address will not be published.