Ini Tanggapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Nabire Terkait Kerusakan Jembatan Wanggar Pantai

Nabire – Jembatan Wanggar Pantai yang menghubungkan antara Wanggar Pantai dengan Yaro 2, Distrik Yaro kabupaten Nabire, kondisinya saat ini memprihatinkan dan tinggal menunggu ambruk. Hal itu dilaporkan sejumlah warga setempat.

Hal tersebut dibenarkan salah seorang Staf Distrik Yaro, Maman, kepada Nabire.Net, Rabu (12/12).

Dijelaskan Maman, kerusakan jembatan tersebut akibat hujan deras yang terjadi di Nabire. Akibatnya pada tanggal 10 Desember, jembatan tersebut mengalami longsor terkena arus kali.

(Baca Juga : Jembatan Kayu Yang Menghubungkan Yaro 2 Dengan Wanggar Pantai Rusak Parah)

“Jembatan ini walaupun masih berbentuk kayu, tapi fungsinya sangat penting, mengingat satu-satunya akses paling dekat dari Wanggar Pantai menuju Yaro 2 adalah jembatan ini”, beber Maman.

Hari ini (12/12), Maman melaporkan hal tersebut ke Kantor Dinas PU Nabire dengan membawa surat. Namun hingga sore hari, dirinya belum mendapat kabar dari Pihak PU.

Terkait kerusakan jembatan tersebut, Maman berharap agar pemerintah kabupaten Nabire khususnya Dinas Pekerjaan Umum bisa membuat jembatan darurat sementara sehinga bisa dilalui warga dari Wanggar Pantai maupun Yaro 2, walaupun cuma dengan kendaraan roda dua saja.

Tanggapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nabire

Menanggapi rusaknya jembatan kayu yang menghubungkan akses Wanggar Pantai dengan Yaro 2 tersebut, Kepala Dinas PU Nabire, Otto Riskandar ST M.Si, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat permohonan perbaikan jembatan di Distrik Yaro tersebut.

“Betul tadi siang sudah ada surat permohonan perbaikan jembatan dari Pemerintah Distrik Yaro. Saya juga sudah melihat, namun sesuai prosedur yang ada, kami dari Dinas PUPR khususnya bidang Bina Marga yang menangani jalan dan jembatan akan membuat sketsanya terlebih dahulu”, tutur Kadis PU.

Lebih lanjut, usai sketsa tersebut selesai, pihaknya akan menghitung berapa perkiraan biaya perbaikan jembatan tersebut.

“Hasil gambar dan Rencana Anggaran Belanja ini nantinya sebagai lampiran surat dari kami yang ditujukan ke Kantor BPBD Nabire dan seterusnya ke Pemda”, ungkap Otto.

Ditambahkan Kadis PU, nantinya yang menyetujui pekerjaan perbaikan jembatan tersebut adalah Bupati Nabire dan selanjutnya jika disetujui baru akan dikeluarkan dana tanggap darurat.

“Demikian prosedurnya, karena kami Dinas PUPR sendiri tidak mempunyai dana pemeliharaan jalan dan jembatan. Semoga warga setempa bisa memahami hal tersebut”, pungkas Kadis PU Nabire, Otto Riskandar.

[Nabire.Net]


Silahkan Komentar

Komentar Anda

One Response to Ini Tanggapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Nabire Terkait Kerusakan Jembatan Wanggar Pantai

  1. mas taqimai says:

    prosedur memang dmikian pak jikalau yg d bngun jembtan besar.
    maksd warga tanggap daruratnya aja dl agr bs d lwti smentara waktu.
    kalo permanen y entah sampae kapan.mungkn tnggu putus total kapa…😵😂😂😂😂
    ada ada aja….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.