Ibadah Minggu Pagi 10 Desember 2017 Di Jemaat GPT Kristus Raja Jemaat Kalinona Nabire
Ibadah Minggu Pagi, 10 Desember 2017 dilaksanakan di Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Raja Jemaat Kalinona, Nabire.
Ibadah tersebut dipimpin pelayan firman Pdm. Surya Roreng, dan bahan renungan pada ibadah tersebut diangkat dari injil Matius 1 yang memberitakan tentang Silsilah Yesus Kristus.
Dalam renungannya, Pdm. Surya Roreng mengatakan kita sering mendengar istilah Kristus Anak Daud. Mengapa ada istilah tersebut, karena pada jamannya, Raja Daud adalah Raja Israel yang mengalami puncak kejayaannya bersama bangsa Israel.
Lalu apa istimewanya Raja Daud ? Keistimewaannya adalah ketika Raja Daud yang berbadan kecil mampu mengalahkan Goliath yang berbadan besar. Dari Daud kita belajar keberanian menghadapi persoalan besar (Goliath), meskipun terkadang kita merasa kecil seperti Daud. Selain itu pada jaman tersebut, orang kecil dianggap tidak bisa menjadi pemimpin. Namun Allah tidak memandang rupa dan memilih Daud menjadi Raja menggantikan Saul.

Hal lain yang diketahui dari Daud adalah saat kejatuhannya dalam dosa. Namun Daud mau menerima teguran Tuhan dan mengakui dosanya. Daud juga mau menjalani proses pasang surut kehidupan yakni dari Raja, dirinya lari karena dikudeta anaknya. Daud juga adalah orang yang tidak ingkar janji yakni menjaga janji dengan Yonathan dengan memelihara anak Yonathan, Mefiboset.

Diakhir khotbahnya, Pdm Surya mengatakan, Daud menggambarkan realita manusia biasa pada umumnya, semua memiliki kesempatan yang sama dalam kehidupan. Sebab itu Yesus disebut Anak Daud agar Yesus menjadi Tuhan bagi semua kalangan tanpa ada perbedaan
Ibadah juga diisi oleh puji-pujian sekolah minggu & puji-pujian dari jemaat.
[Nabire.Net]



Leave a Reply