INFO NABIRE
Home » Blog » Pemkab Nabire Genjot Penanaman Padi Biofortifikasi untuk Atasi Stunting dan Perkuat Ketahanan Pangan

Pemkab Nabire Genjot Penanaman Padi Biofortifikasi untuk Atasi Stunting dan Perkuat Ketahanan Pangan

(Pemkab Nabire Genjot Penanaman Padi Biofortifikasi untuk Atasi Stunting dan Perkuat Ketahanan Pangan)
(Pemkab Nabire Genjot Penanaman Padi Biofortifikasi untuk Atasi Stunting dan Perkuat Ketahanan Pangan)

Nabire, 22 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Nabire terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui pengembangan padi biofortifikasi sebagai solusi meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mengurangi angka stunting di wilayah Papua Tengah.

Program tersebut diawali dengan penanaman perdana padi biofortifikasi di Balai Benih Padi milik Dinas Pertanian Kabupaten Nabire. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, serta kelompok tani sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dan dilaksanakan pada hari Selasa (21/04).

Wakil Bupati Nabire, Burhanudin Pawennari, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian sangat bergantung pada kerja sama yang solid antara pemerintah, aparat, dan masyarakat petani.

Menurutnya, keterlibatan seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah serta menjaga stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Nabire.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Victor Sawo, menjelaskan bahwa varietas padi biofortifikasi dipilih karena memiliki nilai gizi yang lebih tinggi dibandingkan padi biasa. Kandungan zink yang tinggi dalam varietas tersebut dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.

Ia menambahkan bahwa pengembangan komoditas pangan bernutrisi menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam menekan angka gizi buruk secara berkelanjutan.

Selain penanaman perdana, pemerintah daerah juga memberikan dukungan nyata kepada kelompok tani berupa bibit padi unggul biofortifikasi, pupuk subsidi, serta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan hasil produksi.

Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Nabire, Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi, menyampaikan harapannya agar program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat di daerah.

Ia optimistis peningkatan produksi hasil pertanian akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan peninjauan area lahan Balai Benih Padi yang akan difungsikan sebagai pusat pengembangan padi biofortifikasi untuk berbagai distrik di Kabupaten Nabire.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah unsur Forkopimda, di antaranya Komandan Lanal Nabire, Direktur Binmas Polda Papua Tengah Kombes Pol Deni Herdiana, serta perwakilan Korem 173/PVB dan Kodim 1705/Nabire.

Program pengembangan padi biofortifikasi diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan ketahanan pangan daerah sekaligus menekan prevalensi stunting di Kabupaten Nabire.

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.