Dinas Pertambangan & Energi Nabire Gelar Sosialisasi Daerah Rawan Bencana Akibat Pertambangan Rakyat Di Distrik Teluk Kimi

2

Dinas Pertambangan & Energi kabupaten Nabire, rabu pagi (16/09), menggelar kegiatan Sosialisasi Daerah Rawan Bencana Geologi akibat penambangan rakyat di Distrik Teluk Kimi Nabire.

Kegiatan Sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Dinas Pertambangan & Energi kabupaten Nabire, Ir Dominikus Pekey M.Si.

Dalam arahannya, Kepala Dinas mengatakan, penambangan rakyat seperti penambangan emas dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan, degradasi tanah, hilangnya unsur hara yang dibutuhkan oleh pertumbuhan tanaman, berkurangnya debit air permukaan, tingginya lalu lintas kendaraan membuat mudah rusaknya jalan, polusi udara, dan dampak sosial ekonomi.

Oleh karena itu menurut Ir Dominikus Pekey, M.Si, langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menghindari dampak lingkungan adalah dengan memanfaatkan teknologi konservasi lahan dan penegakan hukum melalui peraturan perundangan yang jelas, transparan dan akuntabel serta pelibatan peran aktif masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Distrik TelukĀ  Kimi, Semuel Rumayauw S.Sos mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Dinas Pertambangan & Energi Nabire. Dirinya berharap kepada para peserta agar betul-betul mengikuti sosialisasi ini agar bermanfaat bagi kehidupannya.

Sementara itu, dalam laporannya, Ketua Panitia Sosialisasi Matius Sondakh menjelaskan, maksud dan tujuan ini utk memberi info dan bimbingan bagi masyarakat penambang di Distrik Teluk Kimi agar mengerti dampak penambangan geologi.

Adapun nara sumber yang dihadirkan pada Sosialisasi ini adalah Drs Rudolf.T, Drs Musa Malisa, Taufik Fabanyo dan Muhammad Syukur.

(RRI Nabire)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *