Demo Di Gedung KPK Jakarta, FGAK Minta KPK Periksa Bupati Nabire

Forum Gerakan Anti Korupsi (FGAK) yang dikoordinir Ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi (GNPK) wilayah Papua, memenuhi janjinya untuk mendatangai Gedung KPK di jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, guna meminta keseriusan KPK dalam memberantas korupsi, khususnya di kabupaten Nabire, Papua.
Aksi tersebut dimulai pukul 11.00 Wib, selasa 28 Agustus 2018, atau molor sejam dari rencana awal, serta dihadiri Ketua GNPK wilayah Papua, Jeckson Ikomou, dihadiri puluhan massa yang terdiri dari aktivis anti korupsi dan solidaritas mahasiswa anti korupsi.

Dari pantauan Nabire.Net selain Ketua GNPK Papua, orasi juga dilakukan oleh aktivis anti korupsi dan perwakilan mahasiswa Papua.
Dalam orasinya, Jeckson Ikomou menjelaskan sejumlah persoalan yang terjadi di kabupaten Nabire diantaranya mundurnya Kepala BPKAD Nabire, Slamet SE M.Si, korupsi lapangan terbang Wanggar, investasi perusahaan tambang ilegal, persoalan dana pendidikan, persoalan sampah, pembangunan di kabupaten Nabire yang tidak terlihat, lahirnya dinasti kekuasaan yang diciptakan Bupati Nabire, Isaias Douw di Nabire hingga usaha untuk mengembangkan wilayah kekuasannya di kabupaten lain seperti yang dilakukan pada Pilkada Deiyai yang diikuti anak Bupati Nabire.
Oleh karena itu Jeckson meminta kepada KPK untuk segera turun ke Nabire untuk menyelediki hal tersebut, karena Nabire dan Papua masih merupakan wilayah NKRI sehingga KPK juga seharusnya melakukan pemeriksaan di Nabire dan Papua sama seperti wilayah lainnya di NKRI.
Massa kemudian membubarkan diri pada pukul 14.00 Wib setelah mendapat tanggapan dari Direktur Pengaduan Masyarakat KPK.
[Nabire.Net]


Joha ongen
Harus punya dasar dan alasan yang kuat. Kalau tidak yang bersangkutan akan di gugat atas dasar penyemaran nama baik…
Niko
cepat sudah KPK periksa dorang, jang lama lagi
Sapser
Kalau TDK punya dasar yang kuat, seperti dokumen pendukungnya bisa diadukan kembali dengan dalil pencemaran nama baik. Hati2 bos Ikomou….
Yopi
biarkan saja mereka lapor to sapa suruh pemerintah nabire tidak transparan soal dana, atau pemerintah nabire takut karena ada korupsi ka
YulianusDegei
Mamang bupati Nabire harus di periksa karena banyak bukti yang menunjukan bahwa hal korupsi tersebut benar-benar terjadi di kabupaten Nabire setelah ia kembali menjadi bupati ke periode yang keduanya.
Thian Ayub Seftian
👍