Car Free Day Perdana Dilaksanakan Di Nabire

Nabire – Makna Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor akan banyak sekali, sebanyak jumlah orang yang mau memikirkannya. Ada yang bermakna mengurangi polusi udara, mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraann bermotor, bahkan bisa dijadikan ajang untukĀ  bercengkerama dengan orang-orang terkasih.

Namun bagi sebagian orang, Car Free Day juga bisa berarti gangguan karena bermakna akan mengganggu perjalanan seseorang akibat ditutupnya jalan, sebagian lagi berpendapat bahwa ajang ini adalah tempat dimana kesemrawutan dan ketidaktertiban ditolerir dan dibiarkan. Pedagang kaki lima dibiarkan beroperasi dan sampah sisa ajang ini biasanya akan berserakan dimana-mana.

Manusia memang akan memilih sisi menurut apa yang menurutnya baik, dan terkadang sifat egois manusia membuatnya sering lupa akan adanya sisi-sisi lain.

Car Free Day pertama kali digelar di Jakarta pada tahun 2002 untuk mengurangi pencemaran udara, mengurangi kemacetan, dan untuk penghematan BBM. Car Free Day kemudian berkembang ke kota-kota besar lainnya dengan mendapat dukungan dari pemerintah daerah.

Hari ini, Sabtu 2 Maret 2019, Car Free Day mulai diberlakukan di Nabire, dipusatkan di ruas jalan Pepera, mulai pukul 06.00 hingga 15.00 Wit.

Car Free Day di Nabire ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Milenial Road Safety Festival yang dilaksanakan 26 Februari 2019 lalu, di tempat yang sama, oleh Satuan Lalu Lintas bersama sejumlah komunitas di Nabire.

CFD tersebut diisi dengan berbagai kegiatan dari mulai senam pagi, kegiatan otomotif seperti Free Style, serta ada juga jajanan sehat dan banyak lainnya.

Kasat Lantas Polres Nabire, Iptu Suhardi Syahailatus S.Sos mengatakan, kawasan Jalan Pepera nantinya akan dijadikan kawasan Car Free Day di setiap hari sabtu, dan hal itu akan dikelola oleh Dinas Perhubungan, dan diperkuat oleh Peraturan Daerah.

Menurut Kasat Lantas, kawasan Jalan Pepera sering dijadikan ajang balap liar oleh anak-anak muda dan meresahkan warga setempat. Oleh karena itu dengan adanya Car Free Day bisa mengurangi kegiatan yang kurang baik tersebut.

Diharapkan pemberlakuan CFD di Nabire bisa menekan angka lakalantas, menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan bermotor, serta dapat diisi dengan kegiatan positif lainnya sekaligus meningkatkan pendapatan ekonomi warga Nabire.

[Nabire.Net]



One Response to Car Free Day Perdana Dilaksanakan Di Nabire

  1. Augustomauleto berkata:

    Maaf kami terganggu dengan car free day hari Minggu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *