Bupati Deiyai : Sudah 9 Dari 10 Pucuk Senjata Yang Berhasil Dikembalikan

(Pengembalian senjata yang dirampas saat aksi ricuh Deiyai 28 Agustus lalu)

Deiyai – Aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh 28 Agustus lalu di Deiyai selain menyebabkan jatuhnya korban jiwa baik dari aparat maupun warga sipil, juga mengakibatkan sejumlah pucuk senjata milik TNI dirampas warga.

Dalam aksi tersebut, massa berhasil merampas 10 pucuk senjata Satgaster jenis SS1 V2. Menanggapi aksi tersebut, telah diadakan rapat di kediaman Bupati Deiyai, Ateng Edowai, pada hari ini (30/08).

Terkait sudah berapa senjata yang berhasil dikembalikan warga, Bupati Deiyai, Ateng Edowai menjelaskan, hingga hari Sabtu (31/08) sudah ada 9 senjata yang dikembalikan kepada Pemkab Deiyai. Sedangkan 1 pucuk senjata lagi masih terus diusahakan untuk ditemukan.

“Sementara sudah 9 pucuk senjata sudah dikembalikan. Jadi satu hari satu malam saya sudah kerja keras sehingga 9 pucuk senjata sudah dikembalikan dan sementara ada di kediaman Bupati”, kata Ateng Edowai melalui sambungan telepon, Sabtu pagi.

Lanjut Ateng, nantinya jika satu senjata lagi berhasil dikembalikan maka akan dilakukan penyerahan dari Pemkab  ke pihak TNI yang dilengkapi dengan penandatanganan berita acara.

“Saya masih tunggu yang satu, kalau yang satu sudah dibawa nanti saya akan serahkan secara resmi dengan penandatanganan berita acara”, ucap Ateng Edowai.



Sebagai informasi, pada hari Jumat kemarin (30/08), telah dilaksanakan rapat di kediaman Bupati Deiyai yang dihadiri Danrem 173/PVB Biak, Brigjen TNI Burhan, Wakil Bupati Deiyai, Dandim Paniai, Kapolres Paniai, Ketua DPRD Deiyai, Sekda Deiyai, Kasi Ops Korem 173 PVB, Danyon 753, Danramil Waghete, Kasat Pol PP Deiyai dan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat di Deiyai.

(Baca Juga : 8 Dari 10 Senjata SS1 Yang Dirampas Saat Aksi Ricuh Deiyai Telah Dikembalikan)

Rapat tersebut membahas pengembalian 8 pucuk senjata (hari ini menjadi 9), serta situasi dan kondisi kamtibmas di kabupaten Deiyai.

[Nabire.Net/A.R]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *