BPS Nabire & Dukcapil Nabire Berbeda Data Soal Jumlah Penduduk Nabire, Ini Jawabannya

Nabire – Hingga saat ini belum diketahui pasti berapa data jumlah penduduk kabupaten Nabire hingga akhir tahun 2018. Pasalnya, ada sedikit perbedaan antara data jumlah penduduk dari Dinas Kependudukan & Catatan Sipil Kabupaten Nabire dengan data dari Badan Pusat Statistik kabupaten Nabire.

Saat Nabire.Net menanyakan berapa data terakhir jumlah penduduk kabupaten Nabire yang dimiliki BPS Nabire, Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Nabire, Willy Andhika, menjelaskan kepada Nabire.Net, Kamis (20/06), bahwa jumlah data penduduk kabupaten Nabire sekitar 145 ribu jiwa.

Dikatakan Willy, data 145 ribu jiwa tersebut merupakan data BPS Nabire tahun 2018 hasil proyeksi sensus penduduk 2010.

Sementara diketahui, jumlah penduduk kabupaten Nabire sesuai data yang dimiliki Dinas Dukcapil Nabire tahun 2017 sebanyak 207.965 jiwa. Namun menurut Kadis Dukcapil Nabire, Yunus Rumere, dari jumlah tersebut, sebanyak 42 ribu diantaranya dianggap anomali oleh Kemendagri. Dan dari 42 ribu tersebut, 12 ribu diantaranya dianggap penduduk ganda.

(Baca Juga : Sebanyak 42 Ribu Dari 207 Ribu Lebih Warga Nabire Dicap Penduduk Anomali Oleh Kemendagri)

Alasan Kemendagri menilai bahwa sebanyak 42 ribu dari 207.965 jiwa adalah penduduk anomali dikarenakan mereka terdaftar sebagai penduduk Nabire tetapi biodatanya tidak lengkap seperti tidak adanya tempat dan tanggal lahir serta data pribadi yang tidak valid.

Oleh karena itu, Dukcapil Nabire akhirnya menetapkan jumlah penduduk Nabire dikurangi penduduk yang anomali tercatat sebanyak 165.965 jiwa, pada tahun 2017.

Data ini berbeda dengan data jumlah penduduk dari BPS Nabire tahun 2018. Data dari BPS Nabire justru lebih sedikit dari yang dimiliki Dukcapil Nabire setahun sebelumnya.

Saat diminta penjelasan terkait hal ini, Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Nabire, Willy Andhika menuturkan, memang benar bahwa data BPS berbeda dengan data Dukcapil karena konsep kependudukannya berbeda.

“Kalau Dukcapil datanya dari jumlah penduduk real yang mendaftarkan diri secara kependudukan, bisa saja penduduk tersebut setelah mendaftar tak lagi berdomisili di Nabire. Sementara konsep data BPS didasarkan pada angka perkiraan dari hasil survei dan sensus”, urai Willy

Dikatakan, jumlah penduduk versi BPS sebanyak 145 ribu jiwa adalah jumlah estimasi kepada warga Nabire yang sudah tinggal di Nabire selama 6 bulan, atau berniat untuk tinggal minimal 6 bulan di Nabire.

“Kalau BPS tidak melihat KTP seseorang, tapi melihat secara real domisili seseorang selama 6 bulan terakhir. Misalnya KTP saya KTP Jayapura, tapi saya sudah 6 bulan bekerja di Nabire atau berniat lebih dari itu, maka saya menurut konsep BPS sudah dianggap sebagai penduduk Nabire”, beber Willy tentang perbedaan konsep penentuan jumlah penduduk antara BPS dengan Dukcapil.

Namun kata Willy, di tahun 2020 mendatang, dimungkinkan akan ada penyamaan konsep antara BPS dengan Dukcapil, dan hal itu akan dilaksanakan pada sensus 2020 mendatang, sehingga kedepannya diharapkan tidak ada lagi perbedaan data jumlah penduduk.

[Nabire.Net]


Silahkan Komentar

Komentar Anda

One Response to BPS Nabire & Dukcapil Nabire Berbeda Data Soal Jumlah Penduduk Nabire, Ini Jawabannya

  1. Jimmy Mote berkata:

    Kami menyajikan data berdasarkan jumlah penduduk yang datang mengurus kk dan KTP dan Pendataan penduduk berdasarkan formulir f1_01.yang di edarkan di tingkat kampung dan kelurahan.sehingga data yg dikeluarkan oleh Dinas Dukcapil. Adalah data bersih tanpa anomali yang terdata di sistem SIAK Kab Nabire.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.