INFO NABIRE
Home » Blog » Wow, Perolehan Suara Caleg DPR-RI Dari Nabire Ini Lebih Tinggi Dari Suara Capres 01 Di Distrik Nabire

Wow, Perolehan Suara Caleg DPR-RI Dari Nabire Ini Lebih Tinggi Dari Suara Capres 01 Di Distrik Nabire

Nabire – Sejak dimulai 29 April 2019 lalu, rapat pleno penghitungan suara tingkat KPU Kabupaten Nabire yang molor akibat pleno penghitungan suara di tingkat PPD Distrik Nabire, akhirnya tuntas juga Sabtu dini hari (11/05).

Pleno penghitungan suara tingkat KPU Kabupaten Nabire yang dimulai Jumat malam (10/05) dengan agenda penghitungan suara untuk Distrik Nabire dimulai sekitar pukul 22.00 Wit di Guest House Nabire.

(Baca Juga : Pleno Hitung Suara Pemilu 2019 Tingkat KPU Kabupaten Nabire Tuntas Sabtu Dini Hari)

Pukul 02.30 Wit Sabtu dini hari (11/05), Pleno KPU Kabupaten Nabire akhirnya tuntas. Walaupun selama pleno berlangsung, ada sejumlah keberatan, namun masih dalam batas yang wajar.

Sejumlah hasil pleno telah diketahui seperti hasil Pilpres, DPR-RI dan DPD-RI.

(Baca : Jokowi-Ma’ruf Menang Telak Dari Prabowo-Sandiaga Di Kabupaten Nabire)

Namun ada fenomena fantastis pada hasil penghitungan suara untuk DPR-RI di Daerah Pemilihan Papua, tingkat kabupaten Nabire.

Berdasarkan hasil pleno penghitungan suara tingkat KPU Kabupaten Nabire untuk Calon Anggota DPR-RI Daerah Pemilihan Provinsi Papua, salah seorang caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa nomor urut 3 atas nama Marthen Douw, meraih suara bombastis di kabupaten Nabire, dengan raihan 112.506 suara dari total suara pemilih yang menggunakan hak suaranya sebanyak 189.812 pemilih di kabupaten Nabire.

Perolehan suara Marthen Douw hampir mendekati perolehan suara yang diraih oleh Calon Presiden nomor urut 1 di tingkat kabupaten, yakni hanya berselisih 25.242 suara, dimana Capres 01 Joko Widodo meraih 137.748 suara.

Hebatnya, perolehan suara Marthen Douw di Pleno Penghitungan Suara tingkat PPD Distrik Nabire justru malah mengungguli suara Joko Widodo.

Di tingkat PPD Distrik Nabire, paslon nomor 1 Joko Widodo/Ma’ruf Amin hanya meraih 70.639 suara Pilpres, sedangkan suara Marthen Douw di tingkat PPD Distrik Nabire tercatat sebanyak 83.059 suara.

Pencapaian Marthen Douw tentu bisa dibilang menakjubkan. Pasalnya Marthen Douw harus bersaing dengan 137 Caleg DPR-RI lainnya yang berada di Dapil Papua. Artinya, ia bisa merebut hingga 81% suara milik kompetitornya di Distrik Nabire yang jumlah pengguna suaranya tercatat sebanyak 102.579 orang.

Padahal jika dianalisa, pemilih di Distrik Nabire termasuk pemilih yang majemuk, namun persentase caleg DPR-RI yang dipilih terlihat kurang majemuk.

Selain itu, raihan Marthen Douw termasuk hebat, karena berdasarkan survey dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, bahwa jumlah pemilih golput untuk Caleg lebih tinggi dari golput Pilpres, dimana Golput Caleg ditaksir mencapai angka 30.05%, sementara golput Pilpres hanya 19.27%.

Pesaing terdekat Marthen Douw yang sama-sama berasal dari kabupaten Nabire dan maju sebagai caleg DPR-RI hanya ada 2 orang yaitu Yehuda Gobai dari Partai yang sama dengan Marthen Douw, serta Zonggonau A, M.Si dari PSI.

Keduanya pun memiliki jumlah suara yang berbeda jauh dengan raihan Marthen Douw. Yehuda Gobai hanya meraih 4.234 suara di Distrik Nabire, sedangkan Zonggonau hanya meraih 640 suara di Distrik Nabire.

Tentu pencapaian Marthen Douw patut diapresiasi di kala masyarakat justru banyak yang semakin jenuh dengan pemilihan legislatif, disamping banyaknya warga Nabire yang tidak dapat memilih pada Pencoblosan Pemilu 2019, 17 April lalu karena berbagai persoalan seperti tidak adanya Formulir C6, habisnya surat suara hingga lokasi TPS yang acak.

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.