Warga Nabire Heran Tagihan IndiHome Tak Berubah, Ini Penjelasan Telkomsel

Nabire, 21 Agustus 2025 – Sejumlah pelanggan IndiHome di Nabire mempertanyakan janji Telkom terkait pemberian kompensasi berupa potongan tagihan prorata akibat gangguan layanan internet yang melanda Papua sejak 16 Agustus. Pasalnya, pelanggan masih mendapati tagihan dengan harga normal saat melakukan pembayaran bulan ini.
Grace, salah seorang pelanggan IndiHome, menuturkan keluhannya di linimasa Facebook Nabirenet karena tagihan yang ia bayarkan tidak mengalami perubahan. Keluhan serupa juga disampaikan Fitmasari dan Marlina yang merasa kompensasi belum terlihat dalam tagihan mereka. “Kemarin bayar tagihannya tidak ada perubahan,” keluh Fitmasari.
Menanggapi hal itu, pihak Telkomsel memberikan penjelasan bahwa tagihan yang muncul di bulan Agustus adalah tagihan untuk pemakaian bulan Juli.
“Tagihan yang muncul adalah pemakaian untuk bulan sebelumnya, tagihan pemakaian bulan Agustus akan muncul di bulan September,” ujar Corporate Communication Telkomsel Regional Papua Maluku, Irfan Sael Perdana, kepada Nabirenet, Kamis (21/08).
Dijelaskan, pemakaian sebelum putusnya SKKL (contoh: pemakaian bulan Juli yang dibayarkan Agustus) tetap ditagihkan penuh. Sementara itu, untuk bulan terjadinya putusnya SKKL (Agustus yang dibayarkan September), akan ada kompensasi potongan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebelumnya diberitakan, untuk meminimalisir dampak gangguan internet di Papua, Telkom telah menyiapkan kompensasi bagi pelanggan IndiHome di wilayah terdampak berupa potongan tagihan prorata untuk IndiHome sesuai durasi gangguan.
Hal tersebut sesuai keterangan Yasrinaldi selaku General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel Maluku and Papua dalam holding statement terbaru terkait Update Informasi Terkait Gangguan Layanan 4G Telkomsel & IndiHome di Papua Selatan & Papua Tengah, Rabu (20/08).
Potongan tagihan prorata untuk pelanggan IndiHome adalah sistem penagihan yang menghitung biaya layanan IndiHome berdasarkan jumlah hari penggunaan layanan di bulan pertama berlangganan, bukan biaya penuh satu bulan penuh. Jadi Anda tidak perlu membayar biaya penuh satu bulan, tetapi hanya sesuai dengan proporsi hari penggunaan.
Telkomsel dan TelkomGroup terus berkomitmen memberikan layanan terbaik, melakukan pemulihan jaringan secara bertahap, serta memberikan informasi terkini kepada pelanggan.
Sebagai informasi, gangguan internet terjadi di beberapa wilayah di Papua Tengah dan Papua Selatan yaitu Merauke, Mimika, Mappi, Asmat, Boven Digoel, Nabire, Deiyai, Dogiyai, Paniai, Kaimana, Waropen, dan Kepulauan Aru.
Gangguan ini terjadi akibat putusnya Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Telkom Sulawesi–Maluku–Papua Cable System #2 (SMPCS#2) ruas Sorong–Merauke. Putusnya kabel laut tersebut disebabkan faktor non-teknis/kondisi alam di luar kendali manusia.
Telkomsel bersama TelkomGroup telah mengambil langkah cepat dengan mengalihkan lalu lintas data menggunakan jaringan radio dan satelit sebagai solusi sementara. Saat ini, perbaikan kabel laut sedang dilakukan dalam dua tahap, dengan target pemulihan tahap awal selambat-lambatnya pada pekan pertama September 2025.
[Nabire.Net]
Ein
baru kita yg pake orbit ini bgmn ?
Doyok
naikin harga tanpa konfirmasi customer.
menjanjikan naikan bandwidth dengan harga sama, angin segar aja.
management nya para abiszzz…
Orng papua
terlalu banyak alasan…..
#indosat oke