INFO NABIRE
Home » Blog » Warga Kampung Bomopai & Parauto Distrik Yaro Nabire, Akhirnya Bisa Nikmati Pasokan Listrik

Warga Kampung Bomopai & Parauto Distrik Yaro Nabire, Akhirnya Bisa Nikmati Pasokan Listrik

(Dok.John.W.S)

Setelah menunggu selama puluhan tahun, akhirnya warga Kampung Bomopai dan Kampung Parauto Distrik Yaro Nabire, bisa menikmati pasokan listrik yang selama ini diimpikan sejak lama. Listrik mulai beroperasi selama 24 jam bersamaan dengan launching 74 desa berlistrik di Papua & Papua Barat, oleh Presiden Joko Widodo, 20 Desember 2017 lalu di Nabire.

Kampung Bomopai Distrik Yaro berjarak kurang lebih 60 km dari pusat kota Nabire, dihuni 63 kepala keluarga (KK) dengan latar belakang penduduk sebagai petani. Untuk memasok kelistrikan di desa tersebut PLN membangun JTM 3.25 kms, selain itu PLN juga membangun JTR 1 kms dan Gardu 50 KVA.

Sementara itu kampung Parauto berjarak 66 km dari pusat kota Nabire, dengan 48 KK mata pencaharian warga adalah petani. Untuk menyalurkan listrik ke rumah warga, PLN telah membangun JTM 6,25 kms, JTR 0,9 kms dan Gardu 25 KVA.

(Dok.John.W.S)

Tak mudah bagi PLN untuk membawa listrik ke daerah tersebut. Sebab, jaraknya cukup jauh dari pusat kota dan harus menyambung jaringan sepanjang itu hingga sampai ke desa.

Diperlukan waktu setidaknya satu setengah jam untuk mencapai dua desa tersebut dari pusat kota Nabire. Memang tak begitu lama, namun kedua desa tersebut berada di lokasi yang cukup terpencil. Sebab, perjalanan yang dilalui untuk bisa ke sana harus melewati kawasan pedalaman.

PLN perlu memasang tiang-tiang listrik baru hingga sampai ke daerah tersebut secara manual. Dibutuhkan waktu setidaknya tiga hingga 4 bulan untuk bisa mengokohkan jajaran tiang agar listrik bisa tersambung dari jaringan terdekat.

Walau tak begitu mulus, jalan menuju kedua kampung tersebt sudah beraspal, sehingga bisa sedikit meringankan pekerjaan petugas PLN. Namun, jalanan menuju kampung masih terbilang sepi terlebih penerangan jalan masih belum tersedia, alhasil agak sedikit riskan bila dikerjakan pada malam hari dan hanya dikerjakan pada siang hari.

Setelah berbagai perjuangan tersebut, kini Kampung Bomopai dan Parauto bisa merasakan listrik secara 24 jam penuh dari PLN. Mereka mendapat sambungan listrik gratis dari bantuan Pemerintah Daerah (Pemda) dan PLN.

Agustinus Kegou selaku Kepala Kampung Bomopai mengaku bersyukur dan gembira karena warga bisa menikmati pasokan listrik selama 24 jam. Selama ini warga hanya mengandalkan penerangan seadanya seperti lilin atau lampu petromax, dan tahun lalu pemerintah memberikan bantuan Solar Cell.

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.