Waduh, 10 Spesies Satwa di Nabire Terancam Punah

Nabire, 11 September 2024 – Dalam kegiatan evaluasi dan monitoring pengelolaan Kawasan Ekosistem Esensial di Kampung Sima dan Wanggar Pantai, Kabupaten Nabire, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Yasor Victor Sawo, SP., M.Si, yang mewakili Ketua Tim Pengelola, menyampaikan terima kasih kepada pihak PILI atas perencanaan kunjungan lapangan yang telah dilakukan.
Dalam kegiatan evaluasi dan monitoring pengelolaan Kawasan Ekosistem Esensial di Kampung Sima dan Wanggar Pantai, Kabupaten Nabire, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Yasor Victor Sawo, SP., M.Si, yang mewakili Ketua Tim Pengelola, menyampaikan terima kasih kepada pihak PILI Green Network atas pelaksanaan kegiatan MONEV kunjungan lapangan yang telah dilakukan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat kampung sekaligus menjaga keanekaragaman hayati, termasuk flora dan fauna endemik yang dilindungi, yang menjadi sumber penghidupan penting bagi masyarakat lokal.
Berdasarkan keputusan Bupati Nabire, sekitar 107 ribu Hektar yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekosistem Esensial namun tidak merubah fungsi, status dan hak atas lahan. Di dalam kawasan ini, terdapat berbagai jenis satwa dan flora endemik yang dilindungi dan terancam punah, memerlukan perhatian khusus. Oleh karena itu, upaya pelestarian lingkungan perlu dilakukan dengan memberdayakan kelompok tani hutan, kelompok wanita tani, menyediakan bibit, dan memulihkan fungsi hutan yang rusak akibat perambahan.
Dalam evaluasi ini, tim pengelola bersama-sama memantau sejauh mana kelompok tani hutan (KTH), kelompok wanita tani (KWT) dan Tim Patroli dan pemantauan hutan berbasis masyarakat.
Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memperkuat fungsi ekonomi masyarakat, tetapi juga menjaga konservasi hutan serta melestarikan flora dan fauna endemik untuk generasi mendatang.
Terdapat, beberapa kendala ditemukan, seperti proses legalitas kelompok tani yang terkendala data kependudukan, serta regulasi yang belum menguatkan aktivitas tim patroli dan pemantauan hutan. Oleh karena itu, diperlukan peraturan yang mendukung tugas patroli hutan di Kampung Sima dan Wanggar Pantai. Selain itu, dinas terkait bersama Yayasan PILI telah memberikan pelatihan mitigasi kebakaran hutan dan bimbingan teknis pertanian kepada masyarakat.
Ketua Tim yang juga Kepala Bappeda Nabire, Mukayat, dalam sambutan penutupnya menyampaikan harapan agar hasil dari kegiatan ini dapat dirasakan oleh masyarakat Kampung Sima dan Wanggar Pantai, serta menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan di kawasan tersebut.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]


Leave a Reply