TPNPB-OPM Klaim Tembak Mati Dua Prajurit TNI di Intan Jaya
Intan Jaya, 1 Oktober 2025 – Kontak senjata kembali terjadi antara pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan kelompok bersenjata TPNPB-OPM West Papua Army di Kampung Gamagae, Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Selasa (30/09/2025) sekitar pukul 08.00 WIT.
Dalam insiden tersebut, pihak TPNPB-OPM mengklaim menembak mati dua prajurit TNI dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. Sementara itu, pihak TNI-Polri hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait jumlah korban dan kondisi lapangan.
Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM Kodap VIII Intan Jaya, Yosua Maiseni, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Ia menegaskan bahwa kelompoknya akan terus melakukan perlawanan hingga tercapainya kemerdekaan Papua serta penutupan aktivitas perusahaan di Blok Wabu, Intan Jaya.
“Kami tidak diam, kami tetap perang sampai Papua merdeka dan Blok Wabu benar-benar ditutup,” ujar Yosua dalam keterangan tertulis yang diterima awak Media pada Selasa, (30/9/2025).
Sementara itu, Demianus Magai Yogi, yang disebut sebagai Panglima Tertinggi West Papua Army di bawah naungan TPNPB-OPM, membenarkan adanya serangan dan mengklaim bertanggung jawab atas gugurnya dua anggota TNI tersebut.
“Kami bertanggung jawab atas dua anggota TNI yang gugur dan luka-luka lainnya dalam medan pertempuran di Kampung Gamagae, Distrik Ugimba, Intan Jaya,” tegas Demianus.
Pihak TPNPB-OPM menyatakan tidak ada korban di pihak mereka dan menegaskan masih menguasai wilayah tempat kontak senjata berlangsung. Situasi keamanan di Distrik Ugimba dan sekitarnya masih belum dapat dipastikan, sementara masyarakat diimbau tetap waspada.
Terkait hal ini, Nabirenet telah meminta keterangan dari Kapendam Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, melalui WhatsApp. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari Kapendam Cenderawasih.
[Nabire.Net/Musa Boma]


Leave a Reply