TPNPB Ancam Perang Terbuka di Dogiyai, Pendatang Diminta Tinggalkan Moanemani

Dogiyai, 24 Mei 2025 – Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) melalui Panglima Kodap XI Odiyai Dogiyai, Brigjen Yonatan M. Pigai, mengeluarkan pernyataan tegas terkait situasi keamanan di wilayah Dogiyai. Dalam siaran pers resmi yang dirilis Kamis (22/5/2025), TPNPB menyatakan siap melakukan serangan balasan terhadap TNI/Polri di wilayah tersebut.
Menurut Brigjen Yonatan, salah satu prajurit terbaik dari Kodap XI Odiyai Dogiyai tewas pada 16 Mei 2025.
“Kami menyerukan kepada seluruh rakyat Papua di Dogiyai untuk bersiap, dan kepada warga non-Papua yang bekerja di wilayah ini agar segera meninggalkan Kota Moanemani. Dalam waktu dekat, kami akan melancarkan perang terbuka sebagai bagian dari Revolusi Total di tanah air West Papua,” tegas Panglima Kodap XI.
TPNPB menegaskan bahwa dalam konflik terbuka yang direncanakan, target mereka adalah aparat keamanan negara, bukan masyarakat sipil. Namun, mereka juga mengancam akan membalas jika warga Papua menjadi korban tembakan aparat.
“Kami kedepankan hukum humaniter. Tapi jika TNI/Polri tembak warga sipil Papua, kami pun tidak segan membalas kepada masyarakat pendatang,” tambahnya.
Siaran pers ini ditandatangani oleh Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, serta sejumlah petinggi organisasi, antara lain Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayjen Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayjen Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar