INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Terbentuknya Pengurus Daerah MBI dan WBI Papua Tengah, Membangun Kebersamaan dan Toleransi di Usia Pertama

Terbentuknya Pengurus Daerah MBI dan WBI Papua Tengah, Membangun Kebersamaan dan Toleransi di Usia Pertama

(Terbentuknya Pengurus Daerah MBI dan WBI Papua Tengah, Membangun Kebersamaan dan Toleransi di Usia Pertama)

Nabire, 14 Oktober 2024 – Pengurus Daerah Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) dan Wanita Buddhis Indonesia (WBI) Provinsi Papua Tengah resmi terbentuk seiring dengan berdirinya daerah otonomi baru Provinsi Papua Tengah. Pembentukan ini diresmikan pada 14 Oktober 2024 melalui Surat Keputusan Pengurus Pusat MBI dan WBI.

Memasuki tahun pertama, MBI dan WBI Papua Tengah telah berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat. Beberapa inisiatif yang telah dijalankan antara lain:

  1. Kerjasama dengan Klinik Kartika (November 2023):
    Penandatanganan MoU terkait pelayanan kesehatan bagi umat Buddha dan masyarakat umum di Papua Tengah.

  2. Bansos Sembako Murah (Mei 2024):
    Dalam rangka Waisak, MBI menyelenggarakan bazar sembako murah di seluruh vihara di Nabire dan Timika, membantu masyarakat menghadapi kesulitan ekonomi.

  3. Peduli Lingkungan dan Kebersihan Pantai:
    Aksi bersih-bersih pantai secara rutin, menunjukkan komitmen organisasi terhadap lingkungan.

  4. Program Peduli Stunting:
    Kegiatan penanganan stunting yang sudah dilakukan secara konsisten setiap bulan selama lima bulan berturut-turut di Nabire dan Timika.

Selain itu, MBI dan WBI Papua Tengah aktif dalam menjaga kerukunan umat beragama melalui aksi nyata, seperti kunjungan silaturahmi ke gereja, masjid, dan pura, memberikan ucapan selamat saat hari raya. Begitu pula sebaliknya, komunitas agama lain juga turut mengunjungi dan memberi ucapan saat Waisak.

Aksi rutin lain seperti berbagi takjil gratis saat bulan puasa semakin mempererat hubungan antarumat beragama.

Pengurus Daerah MBI dan WBI Papua Tengah berharap, dengan hadirnya organisasi ini, nilai-nilai toleransi dan kebersamaan di Papua Tengah dapat terus terjaga. Mereka juga mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah agar semakin banyak manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat luas.

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.