INFO NABIRE
Home » Blog » Stok Darah Di RSUD Sering Kosong, Kesadaran Warga Nabire Untuk Donor Darah Masih Kurang

Stok Darah Di RSUD Sering Kosong, Kesadaran Warga Nabire Untuk Donor Darah Masih Kurang

Nabire – Tingkat partisipasi dan kesadaran warga Nabire untuk sukarela mendonorkan darahnya masih sangat kurang, hal tersebut tergambar dari sering kosongnya stok darah di UTD RSUD Nabire. Oleh karena itu, pihak UTD RSUD Nabire harus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dengan melakukan sosialisasi akan pentingnya donor darah bagi kemanusiaan.

Hal itu diungkapkan Relawan PMI Nabire, Wahyudiantoro, kepada Nabire.Net, Jumat (29/03).

Dijelaskan, kebutuhan akan darah di Nabire sangat tinggi, apalagi untuk darah A, B dan AB. Jika permintaan darahnya banyak tapi kesadaran masyarakatnya masih kurang maka hal ini sngat mengerikan.

Menurut Wahyu, ia pernah melihat pasien yang butuh darah AB untuk operasi namun karena darah tersebut stoknya tidak ada, maka operasi ditunda.

Oleh karena itu, Wahyu berharap agar warga Nabire mau sukarela dan ikhlas menyumbangkan darahnya bagi RSUD Nabire, demi kepentingan kemanusiaan. Disamping itu, pihak UTD RSUD Nabire harus berani mensosialisasikan pentingnya donor darah bagi masyarakat.

Persoalan stok darah yang sering kosong di RSUD Siriwini Nabire sebenarnya bukanlah hal baru, namun sudah lama terjadi. Pihak RSUD Nabire sendiri dalam hal ini Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Siriwini Nabire mengakui tidak bisa menyimpan stok darah lebih dari seminggu karena darah tersebut akan rusak, akibat tidak memiliki Bank Darah.

Seharusnya pelayanan darah diselenggarakan oleh PMI, namun apabila di daerah tersebut belum ada PMI maka UTD RSUD yang melayani pelayanan darah.

Pemerintah daerah diharapkan bisa segera mengatasi persoalan ini, karena ketersediaan darah sangat penting bagi pelayanan kemanusiaan khususnya kepada warga Nabire yang urgent membutuhkan dukungan kantong darah.

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.