Stabilkan Harga Cabai, Kelompok Tani Kaipoa Gandeng Bulog Gelar Pasar Murah di Pantai Nabire

Nabire, 23 Agustus 2024 – Kelompok Tani Kaipoa, binaan Dinas Pertanian Kabupaten Nabire bekerja sama dengan Bulog dan mitra BI menggelar pasar murah di Pantai Nabire guna menstabilkan harga bahan pokok.
Harga kebutuhan pokok, terutama cabai, telah mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Melalui inisiatif ini, BI berupaya menurunkan harga agar dapat lebih terjangkau bagi masyarakat setempat, yang menghadapi kesulitan akibat lonjakan harga.
Menurut pihak Bank Indonesia, tingginya harga cabai yang terjadi di luar provinsi dan kabupaten berkontribusi pada ketidakstabilan pasar di Nabire. Meskipun petani lokal berusaha keras untuk memenuhi permintaan pasar, mereka masih menghadapi kekurangan. Oleh karena itu, BI mengambil langkah proaktif dengan menurunkan harga guna meringankan beban masyarakat.
“Kami memberikan dukungan untuk memastikan harga tetap stabil dan terjangkau, meski tantangan cuaca dan kondisi lokal turut mempengaruhi pasokan,” ujar perwakilan BI.
Petani lokal menambahkan bahwa cabai yang mereka produksi tidak hanya terjamin kelezatannya, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan daya tahan yang cukup lama. Namun, mereka menghadapi tantangan terkait fluktuasi cuaca yang mempengaruhi harga. Hujan yang intens dapat meningkatkan harga cabai, sementara kondisi panas dapat mengurangi hama.
“Kami berkomitmen untuk menyediakan produk berkualitas, tetapi stabilitas harga sering kali menjadi tantangan besar yang dipengaruhi oleh cuaca,” jelas seorang petani.
Hari ini, pasar murah juga menawarkan berbagai produk lokal lainnya seperti rica, tomat, sayur kacang panjang, dan terong. Para petani lokal dari daerah seperti Kelapa 2, Samabusa, Kimi, Waharia, dan Rawaudo terlibat langsung dalam acara ini. Bank Indonesia juga menyuarakan dukungannya untuk pemberdayaan petani asli Papua dalam mengelola sumber daya tanah Papua.
“Kami percaya bahwa orang asli Papua memiliki potensi besar untuk mengelola tanah dengan baik, dan kami ingin memastikan mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi pada perekonomian daerah,” tambah perwakilan BI.
Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat Nabire dapat merasakan manfaat langsung dari harga yang lebih stabil dan terjangkau, serta memberikan dorongan positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan petani setempat.
[Nabire.Net/Marsel/Yosi]
Tinggalkan Komentar