Sosialisasi & Workshop Sekolah Model Diikuti 5 SD, Dipusatkan Di SD Negeri Inpres Oyehe Nabire
Bertempat di SD Negeri Inpres Oyehe Nabire, kamis 23 februari 2017, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Nabire diwakili Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan, Victor Tebay, membuka kegiatan Sosialisasi dan Workshop Sekolah Model dalam rangka penjaminan mutu pendidikan yang ditandai dengan pemukulan tifa.
Dalam kata sambutannya, Victor Tebay mengatakan, sekolah model sebelumnya telah ada di era era sebelumnya yang dikenal dengan banyak istilah diantaranya sekolah percontohan dan sekolah inti yang didukung oleh sekolah sekolah imbas yang menjadikan sekolah percontohan tersebut menjadi barometer untuk belajar.
Lebih lanjut dijelaskan, sekolah model adalah sekolah yang mampu menyelenggaran pendidikan berdasarkan peraturan perundang undangan yang resmi yang sah yang berlaku diseluruh wilayah republik Indonesia dan untuk menjadi sekolah model hal lain yang perlu dibangun adalah kesepahaman antara Kepala Sekolah, Guru dan pengawas dan jenis pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan menurut mutu pendidikan.
Victor menambahkan, hal yang paling utama adalah memperhatikan mutu pendidika sekolah, oleh karena itu bukan merupakan tanggung jawab pemerintah saja melainkan semua unsur.
Ditempat yang sama, Ketua Panitia, Gotland Sihombing mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisakan kepada para peserta untuk penjaminan internal baik sekolah model maupun sekolah imbas.
Kegiatan ini diikuti oleh 38 orang terdiri dari guru sekolah model 23 orang, Kepala Sekolah, Komite Sekolah dan Pengurus Sekolah sebanyak 15 orang. Dana kegiatan berasal dari LPMP Jayapura, serta diikuti oleh SD Negeri Inpres Oyehe, SD Adven, SD YPK Sion, SD Negeri Inpres Karang Mulia dan SD Cendrawasih.
(RRINabire/Arnold.Saudilla)
Tinggalkan Komentar