Paradigma kekerasan di Papua diharapkan sedikit demi sedikit dapat dikurangi, karena kekerasan tidak bisa menyelesaikan sebuah masalah tapi justru menimbulkan masalah baru.
Selain itu para pendidik harus menerapkan pengasuhan dengan cara ramah mendekati hati anak, merangkul anak, sehingga tidak ada lagi kekerasan pada anak.
Demikian sambutan Asisten Deputi Pemenuhan Hak Atas Anak, Pendidikan Kreatif & Budaya Kementerian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Elvi Hendrani, saat memberikan sosialisasi Sekolah Ramah Anak bagi para Kepala Sekolah dari TK hingga SMA yang ada di Nabire.
Menurut Elvi Hendrani, ada 31 indikator sekolah ramah anak yang harus dipedomani dan dijadikan bahan ajar oleh pihak sekolah.
Oleh karena itu, dirinya mengajak para guru dan semua komponen dalam masyarakat yang ada di Nabire untuk bekerja sama mewujudkan sekolah ramah anak demi mewujudkan sekolah berkualitas.
Dengan sekolah ramah anak maka akan tercipta generasi muda yang sehat berakhlak mulia dan cinta tanah air.
Tinggalkan Komentar