INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Sosialisasi Mekanisme Pemilihan DPRK Kabupaten Dogiyai untuk Periode 2024-2029

Sosialisasi Mekanisme Pemilihan DPRK Kabupaten Dogiyai untuk Periode 2024-2029

(Sosialisasi Mekanisme Pemilihan DPRK Kabupaten Dogiyai untuk Periode 2024-2029)

Dogiyai, 17 Oktober 2024 – Pemerintah Kabupaten Dogiyai menggelar acara sosialisasi mekanisme pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) melalui mekanisme pengangkatan 6 kursi untuk periode 2024-2029, Rabu (16/10/2024). Acara yang diselenggarakan di Aula Koteka Moge Moanemani ini dihadiri berbagai pejabat dan tokoh masyarakat setempat.

Pj. Bupati Dogiyai, Marten Ukago, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten II, Natalis Agapa, SE., M.Si, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat adat dan pemerintah desa dalam memastikan proses seleksi berjalan dengan profesional dan sesuai aturan yang berlaku.

Peningkatan Representasi OAP dalam DPRK

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Dogiyai mengapresiasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah atas kebijakan pengangkatan kursi untuk Orang Asli Papua (OAP). “Ini merupakan ruang istimewa bagi OAP untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat adat dan memastikan kebijakan pemerintah berpihak kepada mereka,” ujar Bupati.

Dengan Undang-Undang Otsus Nomor 2 Tahun 2021 dan PP Nomor 106 Tahun 2021, komposisi DPRD yang selama ini didominasi non-OAP diharapkan lebih seimbang. Marten Ukago berharap keberadaan kursi pengangkatan akan memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat adat.

Profesionalisme dan Kuota Perempuan

Pj. Bupati menekankan bahwa proses seleksi 6 kursi DPRK harus berjalan profesional dan independen. “Kami meminta Tim Pansel DPRK untuk memperhatikan kuota 30% keterwakilan perempuan, dan memastikan calon yang terpilih memiliki kapasitas dan kemampuan untuk memperjuangkan hak masyarakat adat,” tambahnya.

Musyawarah Mufakat dalam Penentuan Calon

Marten Ukago juga mengajak seluruh masyarakat dari wilayah adat Kamu dan Mapia untuk mengutamakan musyawarah mufakat dalam menentukan calon yang akan maju. “Calon yang dipilih harus mampu bekerja untuk kepentingan masyarakat adat di wilayah masing-masing,” pesannya.

Acara ini turut dihadiri oleh Kapolres Dogiyai, perwakilan TNI, kepala distrik, dan unsur pansel DPRK, menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan proses seleksi hingga ke tingkat daerah.

“Dengan niat dan upaya bersama, kami berharap Kabupaten Dogiyai dapat terus maju dan memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya,” tutup Bupati.

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.