Sesuai Atensi Dari Dirlantas Polda Papua, Konvoi Piala Dunia 2018 Di Nabire Dilarang
Satuan lalu lintas Polres Nabire membubarkan aksi konvoi yang dilakukan warga Nabire pendukung Tim Brasil di Piala Dunia 2018. Pembubaran konvoi tersebut dilaksanakan senin sore (02/07) di Pantai Nabire, seperti dijelaskan Kasat Lantas Polres Nabire, Iptu Julkifli Sinaga S.IK, kepada Nabire.Net, senin malam.
Kasat Lantas Iptu Julkifli menjelaskan, penindakan tersebut sesuai petunjuk dan atensi dari Dirlantas Polda Papua, karena aksi konvoi bola terkesan tidak tertib, ugal-ugalan dan banyak mengganggu kegiatan orang lain terutama pengguna jalan lainnya.
Iptu Julkifli menjelaskan, dasar hukum penindakan tersebut yakni Pasal 283, UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) yaitu ‘Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1), dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)’.
“Secara tidak wajar dapat diartikan ugal-ugalan dan melakukan kegiatan lain seperti mengibarkan bendera yang dapat mengganggu konsentrasi pengendara tersebut dan dapat membahayakan pengendara tersebut maupun pengendara lainnya karena dapat mengganggu keseimbangan pengendara”, tegas Kasat Lantas.
Oleh karena itu, Kasat Lantas, Iptu Julkifli, tidak akan lagi memperbolehkan dan mengijinkan aksi konvoi bola dilakukan, walaupun ada permohonan ijin resmi ke pihak Satlantas Polres Nabire.
“Kedepannya saya tidak akan ijinka lagi kegiatan konvoi bola walaupun mereka menyurat secara resmi, karena sudah menjadi penekanan dan atensi dari Dirlantas Polda Papua, dan giat pembubaran konvoi ini sudah dan masih terus dilaksanakan di seluruh jajaran Polda Papua”. katanya.
Ditambahkan, untuk Jayapura, Sentani, Merauke, Serui dan Mimika, sudah ada penindakan tegas berupa pembubaran dan penilangan kepada pelaku konvoi.
“Saya berharap kedepannya tidak ada lagi konvoi bola, saya juga menghimbau kepada warga Nabire untuk tidak melaksanakan konvoi lagi, karena sangat menggangu ketertiban umum dan membahayakan pelaku konvoi dan pengguna jalan lainnya”, tutup Kasat Lantas Polres Nabire, Iptu Julkifli Sinaga S.IK.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar