INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Serapan Anggaran Mimika 2025 Baru 75,73 Persen, Bupati Johannes Rettob Soroti Masalah di Dinas PU

Serapan Anggaran Mimika 2025 Baru 75,73 Persen, Bupati Johannes Rettob Soroti Masalah di Dinas PU

Mimika, 5 Januari 2026 – Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan bahwa realisasi keuangan Kabupaten Mimika hingga akhir tahun 2025 baru mencapai 75,73 persen. Rendahnya penyerapan anggaran tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, terutama dinamika yang terjadi di Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Hal itu disampaikan Bupati Mimika saat memimpin Apel Gabungan di Kantor Pusat Pemerintahan SP 3, Senin (5/1/2026).

“Posisi penyerapan anggaran 2025 seperti yang sudah saya sampaikan saat apel tadi, ini banyak dipengaruhi oleh kondisi di PU. Dinamika selama tahun berjalan menyebabkan pergantian Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) secara berulang, sehingga sejumlah paket pekerjaan tidak dapat dilelang karena kondisi yang bersifat situasional,” ujar Johannes Rettob.

Selain Dinas PU, Bupati Mimika juga menyoroti Dinas Pendidikan yang realisasi anggarannya dipengaruhi oleh faktor eksternal, khususnya dana hibah yang belum diproses.

“Ada dana hibah yang belum diproses, jumlahnya kurang lebih sekitar 4 persen dari total anggaran. Kalau dana itu kemarin sudah diproses semua, sebenarnya kita bisa berada di atas 80 persen,” jelasnya.

Meski demikian, Johannes menegaskan bahwa secara umum penyerapan anggaran di perangkat daerah lainnya relatif baik, baik dari sisi realisasi keuangan maupun fisik pekerjaan.

Ia menambahkan, rendahnya realisasi keuangan juga dipengaruhi oleh sistem pembayaran yang menyesuaikan dengan progres pekerjaan di lapangan. Beberapa kegiatan fisik hanya dibayarkan sesuai tingkat penyelesaian pekerjaan.

Menurutnya, tahun 2025 menjadi tahun yang paling sulit, terutama akibat keterlambatan proses lelang serta berbagai persoalan administratif dan hukum.

“Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan tidak lepas dari kebijakan pemerintah pusat, di mana kontrak pekerjaan baru bisa dilaksanakan setelah kepala daerah definitif dilantik. Sehingga kami hanya efektif bekerja sekitar tujuh bulan di tahun pertama masa jabatan,” ungkapnya.

[Nabire.Net/Yosef Doo]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.