INFO NABIRE
Home » Blog » Sekolah Inklusi Yayasan Peduli Difabel Nabire Diresmikan, Tonggak Sejarah Pendidikan dan Inovasi untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Sekolah Inklusi Yayasan Peduli Difabel Nabire Diresmikan, Tonggak Sejarah Pendidikan dan Inovasi untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Sekolah Inklusi Yayasan Peduli Difabel Nabire Diresmikan, Tonggak Sejarah Pendidikan dan Inovasi untuk Anak Berkebutuhan Khusus
(Sekolah Inklusi Yayasan Peduli Difabel Nabire Diresmikan, Tonggak Sejarah Pendidikan dan Inovasi untuk Anak Berkebutuhan Khusus)

Nabire, Hari Rabu (27/09/2023) merupakan tonggak sejarah bagi Nabire dimana telah terbuka cakrawala pendidikan, inovasi dan inspirasi pertama dan satu-satunya yaitu Sekolah Inklusi di Nabire Papua Tengah di bawah naungan Yayasan Peduli Difabel Nabire.

Bertempat di Perum Graha Kelapa Dua Blok G-5 Nabire Papua Tengah, telah diresmikan sekolah inklusi oleh Kepala Dinas Pendidikan Nabire, Dra. Dina Pidjer beserta tim.

Sekolah Inklusi ini dilengkap dengan Therapis dan Guru-Guru Pengajar yang berpengalaman di bidangnya untuk merawat anak-anak berkebutuhan khusus sekaligus menjadi arena permainan terlengkap yang sementara ini sedang dalam proses pengerjaan.

Usai diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Nabire, Nabire.Net berkesempatan berkunjung ke Yayasan Peduli Difabel Nabire.

Nabire.Net disambut oleh Kepala Bidang PKBM (Sekolah Keseteraan), Bapak Oktofianus Efruan, mewakili Pimpinan Yayasan Difabel Nabire, Ibu Maria Yetti Kapitarauw. Kepada Nabire.Net, Bapak Oktofianus mengatakan bahwa Yayasan Peduli Difabel Nabire memiliki PAUD Paket A, B dan C.

Dijelaskan, aktivitas kegiatan belajar mengajar dimulai dari pukul 09.00 s/d 12.00 WIT. “Untuk belajar Paket A, B dan C ada dua sesi dan tiga sesi, tergantung jadwal mata pembelajaran. Sedangkan metode pelajaran tingkat Paket A, B dan C disesuaikan. Paket A untuk SD, Paket B untuk SMP dan Paket C untuk SMA. Dan pembelajaran tidak hanya mata pelajaran nasional tetapi juga ada mata pelajaran lokal seperti Sejarah/Budaya. Mereka difokuskan yang paling disukai bagi anak-anak dan mudah dimengerti dan dipelajari.”

Lanjut dijelaskan Oktofianus, Yayasan Difabel memiliki 5 Guru PAUD dan Guru Paket sekitar 12 Guru yang berkualitas yang masih aktif mengajar.

“Sekolah ini juga memiliki jumlah murid yang cukup banyak sekitar 150-an dari seluruh Paket A, B dan C, yang aktif mengikuti proses belajar di Yayasan Penitipan Anak-Anak Terpadu,” katanya.

Selain itu, Paud Difabel memiliki terapi bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus misalnya cacat fisik seperti kaki, tangan. bahkan mental autis, kurang mendengar, dan sulit berbicara. Juga ada guru-guru dan peralatan khusus yang digunakan untuk membina dan mengajari mereka.

“Walaupun sekolah ini masih standar, tetapi kemajuan dalam proses pembelajaran tidak usah diragukan lagi karena para Guru dan peralatan belajar sudah lengkap dan sangat efektif serta taat pada aturan yang ada.

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.