INFO NABIRE INFO PAPUA
Home » Blog » Sejumlah Kegiatan Dilaksanakan Dalam Rangka Hari Bhakti Dokter Indonesia 2019 Di Paniai

Sejumlah Kegiatan Dilaksanakan Dalam Rangka Hari Bhakti Dokter Indonesia 2019 Di Paniai

Paniai – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Dokter Indonesia ke-111, tahun 2019, telah dilaksanakan sejumlah kegiatan salah satunya yakni kegiatan Seminar oleh Ikatan Dokter Indonesia di Wilayah Meepago yang meliputi Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya, yang berlangsung di Aula Bupati Paniai, di Madi, kabupaten Paniai.

Acara yang berlangsung selama 2 hari tersebut dari tanggal 17 hingga 18 Mei 2019 ini, dihadiri oleh ratusan peserta terdiri dari 76 Dokter, 82 Perawat serta instansi teknis terkait sebanyak 59 orang, dari wilayah Meepago.

Ketua Panitia HBDI 2019, Dr. Agus M.Kes, dalam sambutannya mengatakan, sebagai dokter kita harus sadar akan hak dan kewajiban serta tanggung jawab kita kepada umat manusia dan negara, dengan memberikan darma bakti dan profesionalisme sesuai sumpah dan kode etik kedokteran, menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera khususnya di wilayah Meepago.

Dikatakan Dr. Agus, pelayanan kesehatan yang berkeadilan sosial adalah berlaku adil pada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan juga berlaku adil bagi dokter yang memberi layanan kesehatan yang belum memadai di negara kita terutama Papua lebih khusus Paniai dan Meepago sekitarnya.

“Untuk itu Ikatan Dokter Indonesia Cabang Nabire membentuk Panitia Hari Bakti Dokter Indonesia ke 111 Tahun 2019 dengan melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dengan tema ‘Mendekatkan Dan Memperkenalkan Pelayanan Spesialistik Kepada Masyarakat di Wilayah Meepago’ pada tanggal 17 Mei 2019 di Aula Pemda Bupati Paniai dengan beberapa kegiatan seperti senam pagi jantung sehat, talkshow kesehatan, pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis bagi masyarakat”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Dr. Agus mengatakan, Panitia juga mengadakan kegiatan Seminar Kesehatan dengan tema “Deteksi Dini dan Penatalaksanaan Kanker” pada tanggal 18 Mei 2019 dengan tujuan dapat menambah pemahaman dan pengetahuan tentang kanker bagi petugas kesehatan sehingga kualitas pelayanan kesehatan semakin meningkat.

“Kegiatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-111 tahun 2019 ini dapat terselenggara berkat bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu pada kesempatan ini ijinkan kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Paniai dan Bapak Wakil Bupati Paniai beserta jajarannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai, para nara sumber dokter spesialis, Asosiasi profesi (IDI Cabang Nabire, PPNI, IBI), para sponsor, para peserta seminar atas partisipasinya, serta pihak lain yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Serta penghargaan yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada segenap panitia yang telah bekerja keras demi suksesnya kegiatan ini. Kami menyadari bahwa penyelenggaran kegiatan ini masih banyak kekurangan baik dalam penyajian acara, pelayanan administrasi maupun keterbatasan fasilitas. Untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya”, tuturnya.

“Akhir kata marilah kita bersama Rubah mindset, Jaga moodset dan Kerja konsisten untuk mewujudkan hari esok yang lebih baik dari hari ini sesuai dengan moto Kabupaten Paniai “Awetako Enaagapida” dalam membangun kesehatan masyarakat di Kabupaten Paniai dan Meepago sekitarnya. Tuhan memberkati kita sekalian”, tutup Agus.

Sambutan Ketua IDI Cabang Nabire

Di tempat yang sama, Ketua IDI Cabang Nabire, Dr. Frans Fernando Charles Sayori, M.Kes, dalam sambutannya mengatakan, saat ini Kementerian Kesehatan terus berupaya menyelesaikan persoalan kesehatan yang muncul ditengah masyarakat. Tiga program besar dengan pendekatan keluarga, yang mengedepankan aspek promotif preventif pun dijalankan yaitu Program Nusantara Sehat, Keluarga Sehat dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kesehatan masyarakat erat kaitannya dengan perilaku dan lingkungan. Perbaikan lingkungan dan perubahan perilaku kearah yang lebih sehat perlu dilakukan secara sistematis dan terencana oleh semua komponen bangsa. Salah satu komponen utama pendukung Kesehatan Nasional adalah tenaga Dokter.

Profesi Dokter sebagai unsur utama dalam menunjang sistem Kesehatan Nasional juga semakin dituntut peran aktifnya, tetapi Dokter Indonesia juga membutuhkan peranan dan keberadaan negara untuk menempatkan profesi Dokter sebagai “Tenaga Strategis”. Dokter Indonesia sebagai warga bangsa yang ikut aktif dalam gerakan dan perjuangan kemerdekaan, sadar akan hak dan kewajibannya serta peran dan tanggung jawabnya kepada umat manusia dan bangsa, bertekad memberikan dharma bhaktinya untuk mewujudkan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan keprofesian.

Hari Bhakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-111 sejak 20 Mei 1908 merupakan cikal bakal kebangkitan nasional, menjadi momentum untuk reminding dan mendaur ulang memori bangsa dan masyarakat termasuk pemerintah tentang peran strategis dokter Indonesia dan nilai luhur profesi Dokter dalam memperingati kebangkitan nasional dan perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Dokter-dokter yang bergabung dalam IDI Cabang Nabire yang beranggotakan 114 anggota yang tersebar di kabupaten Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai dan Intan Jaya merupakan suatu potensi yang besar untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat terutama di wilayah adat Meepago ini, dan melalui kegiatan bhakti social dan seminar dalam rangka HBDI ke-111 tahun 2019, mudah-mudahan masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan ini.  Selamat untuk kita semua para anggota Ikatan Dokter Indonesia Cabang Nabire, Bersama berpadu, satu IDI terus maju. Mari sukseskan Hari Bhakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-111 tanggal 20 Mei 2019”, pungkas Dr. Frans Sayori.

[Nabire.Net/Demianus.B]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.