INFO NABIRE
Home » Blog » Sebanyak 31 Siswa-Siswi Kelas XII SMKS Kristen Anak Panah Nabire Mempresentasikan Hasil Prakerinnya

Sebanyak 31 Siswa-Siswi Kelas XII SMKS Kristen Anak Panah Nabire Mempresentasikan Hasil Prakerinnya

Sebanyak 31 Siswa-Siswi Kelas XII SMKS Kristen Anak Panah Nabire Mempresentasikan Hasil Prakerinnya
(Sebanyak 31 Siswa-Siswi Kelas XII SMKS Kristen Anak Panah Nabire Mempresentasikan Hasil Prakerinnya)

Nabire, Bertempat di SMKS Kristen Anak Panah Kalibobo, Nabire, Papua Tengah, Jumat (17/11/2023), telah dilaksanakan Seminar Hasil Laporan Praktek Kerja Industri (Prakerin) Tahun 2023.

Acara diawali sambutan Kepala Sekolah SMKS Kristen Anak Panah Nabire, Chrestian Wawoh, S.T., M.T. Mengawali sambutannya, Chrestian Wawoh mengucapkan selamat kepada para siswa-siswinya yang sudah berjuang selama 3 bulan di tempat kerja dunia industri dan mendapatkan pengalaman yang baru.

“Ada begitu banyak cerita. Ada begitu banyak warna yang kalian hadapi disana. Dan selama beberapa hari kemarin, kalian sudah diberikan kesempatan oleh Panitia untuk membuat laporan. Hari ini adalah puncak dari semua rangkaian kegiatan Prakerin”, kata Chrestian Wawoh.

Lanjut dikatakan Chrestian Wawoh, para Guru dan Kepala Sekolah sangat mengapresiasi jerih lelah dan perjuangan para siswa-siswinya. “Kalian sebagai siswa kelas tiga atau kelas dua belas, semakin menyadari betapa kehidupan seorang pribadi kalian masing-masing sebagai siswa SMK Anah Panah semakin teruji. Semakin siap dengan masa depan. Tiga bulan itu tidak cukup. Kalian masih menyisakan waktu yang panjang untuk persiapan selanjutnya di masa yang akan datang. Nah proses waktu itu akan mendewasakan kalian”.

Lebih lanjut dikatakan bahwa nilai rapor di semester lima diambil dari nilai prakerin. Jadi apa yang dikerjakan selama 3 bulan dan apa yang dipresentasikan akan jadi nilai untuk rapor semester lima.

Kepala Sekolah SMKS Kristen Anak Panah, Chrestian Wawoh juga mengingatkan siswanya untuk menyiapkan diri menghadapi Uji Kompetensi Keahlian dan Ujian Sekolah.

“Selamat mempersiapkan diri untuk masuk dalam ujian seminar hasil, Tuhan memberkati kalian semuanya. Sukses selalu”, tandas Chrestian Wawoh.

Di tempat yang sama, Ketua Departemen Yayasan PESAT, Eddi Sutopo, dalam sambutannya mengatakan, Prakerin yang telah diikuti para siswa-siswi SMKS Kristen Anak Panah adalah kegiatan untuk mengukur kemampuan para siswa selama 3 bulan, sekaligus melihat kemandirian para siswa.

Ditambahkan Eddi Sutopo, berdasarkan riset, keberhasilan lebih banyak ditentukan oleh karakter daripada kecerdasan otak. “Pintar itu penting, tapi ada yang lebih penting yaitu kecerdasan hati. Kalau diwujudnyatakan di bidang kehidupan itu karakter percaya diri, bergaul baik, berkomunikasi baik, etika bicaranya baik, tidak pernah mengeluarkan kata-kata yang menyakiti orang lain, memiliki fokus yang baik, itulah yang diharapkan oleh dunia kerja sekarang ini. Pintar tapi kalau tidak memiliki attitude atau etika atau karakter yang baik, tidak jujur dan tidak bertanggung jawab, akan ditinggalkan. Tetapi kalau kita otaknya kurang tetapi didukung oleh attitude dan karakter yang baik maka keberhasilan sudah di tangan”.

Diakhir sambutannya, Eddi Sutopo berpesan agar memilih lingkungan yang baik, supaya memiliki pengaruh yang baik.

Sementara itu, saat diwawancarai Nabire.Net, Kepala Sekolah SMKS Kristen Anak Panah Nabire, Chrestian Wawoh, S.T., M.T., mengatakan, jumlah siswa yang mengikuti Prakerin dan Seminar sebanyak 31 anak, dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak ada 14 anak dan sisanya dari jurusan Multimedia.

Dijelaskan Chrestian Wawoh bahwa Seminar ini merupakan pengalaman baru bagi para siswa-siswi SMKS Kristen Anak Panah Kelas XII. Yang penting para siswa-siswi bisa mengerjakan dengan sungguh-sungguh laporannya, bisa menyajikan dengan baik laporannya saat presentasi.

Chrestian Wawoh sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Ketua Departemen Yayasan PESAT, Eddi Sutopo, bahwa karakter atau attitude bagi para siswa-siswi sangat penting walaupun kemampuan berpikir siswa-siswi kurang, namun kalau karakter dan attitudenya baik maka kedepannya para siswa-siswi akan diberi ruang untuk mengembakan kemampuan dirinya sehingga dapat menjadi pemimpin di tanah ini.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.