Satuan Reserse Kriminal Polres Dogiyai Tangkap Pelaku Penganiayaan di Idakebo

Dogiyai, 14 Juni 2024 – Satuan Reserse Kriminal Polres Dogiyai berhasil mengamankan salah satu pelaku penganiayaan terhadap seorang sopir di Kampung Idakebo, berinisial P.G, pada Kamis (13/06/2024).
Setelah menerima laporan adanya pemerasan yang disertai dengan penganiayaan, personel Satuan Reserse Kriminal, dengan bantuan Satuan Intelkam, segera melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku. Berbekal informasi dari korban yang mengenali wajah pelaku, personel polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku yang selama ini sering melakukan tindakan pemalakan di Idakebo, Kamu Utara.
Tidak kurang dari 1×24 jam, salah satu pelaku berinisial P.G berhasil diamankan oleh petugas dan saat ini telah ditahan di rutan Polres Dogiyai. Dari keterangan korban dan saksi, diketahui bahwa pelaku berjumlah tiga orang. Dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas, dan identitas mereka telah diketahui.
Tidak jauh dari lokasi kejadian penganiayaan terhadap sopir, salah satu pelaku juga menganiaya seorang tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di Rumah Sakit Pratama Dogiyai. Kasat Reskrim Polres Dogiyai, Iptu Syafri, S.Hi, menyampaikan, “Terduga pelaku penganiayaan terhadap dua nakes kemungkinan besar juga adalah pelaku penganiayaan terhadap sopir.”
“Doakan kami agar dapat segera mengamankan pelaku lainnya yang identitasnya telah kami ketahui,” ujarnya.
Para pelaku dikenal sebagai individu yang sering melakukan pemalakan dan perusakan terhadap kendaraan yang melintas di wilayah tersebut. Kasat Reskrim mengimbau masyarakat untuk memberikan bantuan dan doa agar para pelaku lainnya segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Sebelumnya, seorang sopir perusahaan menjadi korban penganiayaan. Sopir yang setiap hari melewati Idakebo Kamu Utara dari camp/mess di Moanemani menuju Waghete, Deiyai, dihentikan oleh tiga orang pelaku di Camp Idakebo 3. Para pelaku meminta rokok dan uang sebesar 200 ribu sambil mengacungkan kampak. Karena sopir tidak memiliki uang sebanyak itu, ia hanya memberikan 20 ribu rupiah. Setelah mengambil uang, salah satu pelaku kemudian menusuk sopir di bagian perut. Pasca kejadian, seorang warga yang melintas melihat sopir terluka dan segera membawanya ke apotek untuk mendapatkan perawatan.
Dengan keberhasilan ini, Polres Dogiyai menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan masyarakat.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar