INFO NABIRE
Home » Blog » Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-78, Penjual Bendera dan Umbul-Umbul Mulai Marak di Nabire

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-78, Penjual Bendera dan Umbul-Umbul Mulai Marak di Nabire

(Bapak Dadan, Penjual Bendera dan Umbul-Umbul di Jalan Yos Sudarso Nabire)

Nabire, Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-78, kota Nabire kembali dipenuhi dengan para penjual bendera dan umbul-umbul.

Para penjual bendera dan umbul-umbul bisa ditemui di sejumlah lokasi di Nabire seperti di sepanjang jalan Yos Sudarso Nabire, jalan RE Martadinata Nabire, Pantai Nabire dan beberapa tempat lainnya.

Nabire.Net mencoba mewawancarai salah seorang penjual bendera, Bapak Dadan Suganda, yang berlokasi di samping Hotel Maju jalan Yos Sudarso Nabire, Senin pagi (07/08/2023), pukul 09.10 WIT.

Kepada Nabire.Net. Bapak Dadan mengaku baru pindah dari Garut, Jawa Barat, dan datang ke Nabire untuk berjualan bendera dan umbul-umbul.

Selain bendera dan umbul-umbul, Bapak Dadan juga menjual background dan aksesoris lain untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-78.

Dijelaskan Bapak Dadan, ada 10 jenis bendera yang dijual yaitu bendera motor, bendera mobil, bendera sepeda, dll. Bendera yang paling panjang memiliki panjang 10 gelombang dan ada juga yang 5 gelombang.

“Harga bendera yang dijual bermacam-macam. Ada yang 40 ribu Rupiah, ada yang 50 ribu Rupiah, tergantung bahan bendera”, jelas Bapak Dadan.

Bapak Dadan yang sudah mulai berjualan bendera sejak tanggal 25 Juli, berencana untuk terus berjualan bendera hingga tanggal 16 Agustus 2023.

Saat ditanya tentang pendapatan yang diperoleh, Bapak Dadan mengaku tidak bisa memastikan hal itu. Terkadang hanya sedikit, namun di lain waktu bisa banyak. Namun dirinya tetap bersyukur jika bisa mendapat cukup uang untuk ongkos saja.

Bapak Dadan juga mengaku memiliki ribuan bendera. Jika ada kekurangan bendera, Dia mempunyai teman di Sorong yang bisa ditelepon untuk mengirim stok bendera.

Selain berjualan bendera, Bapak Dadan juga memiliki pekerjaan lain di Jawa sebagai pengrajin yang menjual dompet, ikat pinggang dan lain sebagainya.

Dirinya juga mengaku berencana pindah ke daerah lain seperti Kalimantan dan Sulawesi.

Pekerjaan menjual bendera di Nabire setiap tahun ternyata sudah dilakukan oleh Pak Dadan sejak 15 tahun yang lalu.

*Penulis : Clivans Marcyano Halim, Siswa Prakerind SMKS Kristen Anak Panah Nabire

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.